<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2426">
 <titleInfo>
  <title>Pengembangan penentuan nilai sisa struktur jembatan (rangka baja Australia)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Witarnawan,  Wawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>1996</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>76 hal.; lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian dilakukan untuk mengetahui kekuatan struktur jembatan di dalam memikul beban. Jembatan rangka baja Australia yang diteliti yang berada pada jalur lalu lintas padat dan berat. Berbagai variasi berat dan pola pembebanan dilakukan dan regangan, lendutan serta getaran yang terjadi diukur dan dianalisa. Lendutan yang terjadi ditengah bentang sebesar 2 cm menimbulkan tegangan lentur tarik yang cukup besar pada pelat lantai beton jembatan, pengulangan tegangan lentur ini dapat mengakibatkan retakan pada pelat lantai beton yang direncanakan secara menerus. Getaran yang diukur dengan vibrocorder menunjukkan keadaan jembatan yang kurang kaku, terutama apbila dilewati kendaraan dengan kecepatan yang lebih tinggi sejalan dengan naiknya pengaruh kejut. Tegangan maksimum yang terjadi akibat kendaraan berat sebesar 131 kg/cm2 dengan LHR kendaraan berat yang ada sebesar 3.222 kendaraan, masih tidak menyebabkan kerusakan fatigue selama masa layan jembatan 50 tahun. Akan tetapi apabila LHR kendaraan berat meningkat menjadi diatas 6000 kendaraan, maka kerusakan fatigue menjadi sangat mungkin terjadi. (KO 054)</note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIDGES</topic>
 </subject>
 <classification>624.21(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>624.21(047.31) Wit p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002471</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>624.21(047.31) Wit p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2426</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>