<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23321">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Bahaya Gempa Untuk Perancangan Ketahanan Gempa Pada Jembatan Konvensional</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kementerian Pekerjaan Umum</publisher>
  <dateIssued>2019</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvi+102p: Illus.; 24 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Naskah Ilmiah</title>
 </relatedItem>
 <note>Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi akibat pertemuan beberapa lempeng tektonik utama, sehingga infrastruktur transportasi seperti jembatan konvensional memiliki risiko signifikan terhadap bahaya gempa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian bahaya gempa sebagai dasar perancangan ketahanan gempa pada jembatan konvensional. Metode yang digunakan meliputi analisis hazard gempa berbasis parameter percepatan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration/PGA), analisis spektrum respons desain, serta evaluasi karakteristik tanah lokasi berdasarkan data geoteknik. Pendekatan probabilistik digunakan untuk menentukan tingkat bahaya gempa rencana sesuai periode ulang tertentu.&#13;
&#13;
Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai percepatan spektral sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah setempat dan jarak terhadap sumber gempa aktif. Oleh karena itu, perencanaan struktur jembatan harus mempertimbangkan faktor amplifikasi tanah, sistem perletakan, serta detailing elemen struktur agar mampu berperilaku daktail saat terjadi gempa. Penerapan hasil kajian hazard gempa ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat keamanan, kinerja struktur, serta meminimalkan risiko keruntuhan dan kerugian akibat gempa bumi pada jembatan konvensional.&#13;
&#13;
LOKASI: Ruang Koleksi Umum&#13;
Rak: 1</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKE</topic>
 </subject>
 <classification>550.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>550.34 DES k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000022917</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak 1)</sublocation>
    <shelfLocator>550.34 DES k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-03-04_at_10.56.51.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>23321</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-24 10:01:34</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-04 10:57:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>