<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2332">
 <titleInfo>
  <title>Pengkajian model penanganan sistem jaringan transportasi terpadu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widiantono,  Doni J.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2001</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>32 hal.; foto, tabel</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Untuk memecahkan masalah kemacetan lalu lintas diperlukan suatu model penanganan sistem jaringan yang bersifatt terpadu dan menyeluruh yang tidak ditangani secara parsial dan sendiri-sendiri. Penelitian ini mencoba mengembangkan suatu konsep penanganan masalah terpadu yang melibatkan masalah lalu lintas di tingkat mikro (street level), mezo (perencanaan dan implementasi) dan makro (kebijakan). Pada dasarnya penanganan masalah transportasi jaringan harus dilakukan secara terpadu yang mencakup kegiatan di seluruh tingkat yang ada. Dalam tahap pertama, mencoba mengidentifikasi hal-hal yang merupakan masalah-masalah tipikal dan kemungkinan sebab-sebabnya. Sedangkan bentuk pemecahannya akan dikembangkan pada tahap studi selanjutnya. Sebagai studi kasus dilakukan pengamatan terhadap karakteristik dan perilaku lalu lintas pada lokasi-lokasi potensial bermasalah seperti ruas jalan, persimpangan, pasar tradisional dan terminal  di kota Bandung, Jakarta dan Surabaya. Umumnya permasalahan utama yang ditemui adalah penyempitan (bottle necking), hambatan samping yang tinggi akibat pedagang kaki lima (PKL) dan perilaku pengemudi yang tidak disiplin, terutama pengemudi angkutan umum. (TLL 117)</note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION</topic>
 </subject>
 <classification>656.07(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>656.07(047.31) Wid p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002374</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>656.07(047.31) Wid p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2332</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>