<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="23041">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Pelaksanaan konstruksi Terowongan Jalan Pada Media Campuran Tanah-Batuan:</title>
  <subTitle>Penggalian dan Sistem Perkuatan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ariestianty, Susy K.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii+83p.: Illus.; 18 x 25 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Naskah Ilmiah</title>
 </relatedItem>
 <note>Pembangunan terowongan jalan pada media campuran tanah–batuan (mixed ground) menghadirkan tantangan teknis yang kompleks akibat perbedaan karakteristik mekanik, tingkat pelapukan, serta kondisi hidrogeologi yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pelaksanaan konstruksi terowongan jalan pada kondisi tanah–batuan campuran, dengan fokus pada teknik penggalian dan sistem perkuatan yang diterapkan untuk menjamin stabilitas dan keselamatan konstruksi. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, analisis data geoteknik, serta evaluasi penerapan metode penggalian seperti metode konvensional (drill and blast) dan metode mekanis, termasuk penerapan prinsip New Austrian Tunneling Method.&#13;
&#13;
Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan metode penggalian sangat dipengaruhi oleh proporsi tanah dan batuan, kekuatan massa batuan, serta kondisi air tanah. Pada zona transisi tanah–batuan, diperlukan pengendalian deformasi yang lebih intensif melalui penerapan sistem perkuatan awal seperti shotcrete, rock bolt, steel rib, dan forepoling untuk mencegah keruntuhan lokal maupun deformasi berlebihan. Integrasi sistem monitoring deformasi secara berkala juga terbukti berperan penting dalam memastikan respons struktur terhadap perubahan kondisi lapangan.&#13;
&#13;
LOKASI: Ruang Koleksi Umum&#13;
Rak: 2</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TUNNEL</topic>
 </subject>
 <classification>624.131</classification>
 <identifier type="isbn">9786022641773</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>624.131 ARI k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000022655</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak 2)</sublocation>
    <shelfLocator>624.131 ARI k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-03-04_at_13.01.03.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>23041</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 09:11:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-04 13:01:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>