<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22954">
 <titleInfo>
  <title>Penerapan Terbatas Teknologi Hydroseeding</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sunandar, Asep</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2018</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>v+51p.: lamp.; Illus.; 21 x 30 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Laporan Akhir</title>
 </relatedItem>
 <note>Teknologi hydroseeding merupakan metode penanaman vegetasi yang memanfaatkan campuran benih, air, pupuk, dan bahan perekat yang disemprotkan langsung ke permukaan tanah. Penerapan terbatas teknologi ini umumnya dilakukan pada area dengan kondisi lahan kritis, lereng curam, atau lokasi yang sulit dijangkau oleh metode penanaman konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan hydroseeding dalam meningkatkan tutupan vegetasi serta mengurangi tingkat erosi tanah pada skala terbatas.&#13;
Metode yang digunakan meliputi persiapan lahan, pencampuran material hydroseeding, serta pengaplikasian pada area uji dengan karakteristik tertentu. Parameter yang diamati meliputi tingkat pertumbuhan tanaman, persentase penutupan lahan, dan stabilitas tanah. Hasil menunjukkan bahwa penerapan hydroseeding secara terbatas mampu mempercepat proses revegetasi serta meningkatkan kestabilan permukaan tanah dibandingkan metode tradisional.&#13;
Meskipun demikian, keberhasilan teknologi ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti curah hujan, jenis tanah, serta pemilihan jenis benih yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian teknik dan material agar hasil yang diperoleh lebih optimal. Secara keseluruhan, hydroseeding dapat menjadi alternatif solusi yang efektif dan efisien dalam rehabilitasi lahan pada kondisi tertentu.&#13;
&#13;
LOKASI: Rak Penelitian 1 &#13;
TLL: 242</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HYDROSEEDING</topic>
 </subject>
 <classification>R 625(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>R 625(047.31) SUN p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000022516</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak Penelitian 1)</sublocation>
    <shelfLocator>R 625 (047.31) SUN p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22954</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-24 14:54:15</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-28 11:02:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>