<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22651">
 <titleInfo>
  <title>Abstrak:</title>
  <subTitle>Pembangunan 1000 km jalan tol: kendala dan tanrangan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eza, Mesar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm>
  </place>
  <publisher>HPJI</publisher>
  <dateIssued>2008</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>2;hal</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Abstrak Makalah Teknik KRTJ KE-10 Wilayah Tengah</title>
 </relatedItem>
 <note>Pembangunan jalan tol secara bersamaan menyelesaikan dua permasalahan pemerintah dibidang infrastruktur, yaitu kekurangan pembiayaan dan peningkatan tingkat pelayanan untuk mempertahankan stabilitas ekonomi makro dengan tingkat  pertumbuhan 6% - 8%. Pemerintah telah melaksanakan pelelangan 25 ruas jalan tol dan menandatangani 23 PPJT. Namun demikian kemajuan pembangunan jalan tol sangat lambat, baru 5 pemegang PPJT yang mulai melaksanakan pekerjaan konstruksi.&#13;
Pemerintah telah melakukan reformasi kebijakan pembangunan tol, infrastruktur dengan pola kerjasama pemerintah swasta, termasuk jalan tol, untuk memberikan iklim yang lebih &quot;pro pasar/investor&quot; dengan memberikan dukungan dan jaminan pemerintah. Namun demikian reformasi kebijakan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dalam mengelola pembangunan jalan tol. Akibatnya, dari 4 batch pelelangan jalan tol yang dilaksanakan sejak tahun 2005 peminat pelelangan cenderungan semakin berkurang. Pasar menilai keseriusan pemerintah untuk melibatkan sektor swasta sepenuh hati. &#13;
&#13;
Kendala dan tantangan dalam penanganan jalan tol adalah bagaimana melakukan perubahan pola pendekatan pengelolaan jalan tol, penyusunan dokumen lelang dan dokumen PPJT sedemikian rupa yang bisa memberikan kepastian investasi kepada swasta/ investor. Secara bersamaan, kepastian investasi tersebut juga harus diimbangi kondisi &quot;win-win solutin&quot; antara swasta dan publik.&#13;
Lokasi: Rak 3</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PROGRAMS IRMS</topic>
 </subject>
 <classification>625.08</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.08</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22651</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-23 09:35:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-23 10:17:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>