<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2243">
 <titleInfo>
  <title>Penanganan getaran lalu lintas terhadap lingkungan jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryana,  Nanan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2000</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>47 hal.; foto, tabel</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingkat getaran yang tercatat pada umumnya menunjukkan di atas 53 db, pada kondisi nilai getaran maksimum dapat dikatakan telah melampuai batas standar baku mutu dan hal tersebut terjadi karena besarnya persentase jenis kendaraan berat. Bangunan saluran samping jalan (drainase permukiman) diindikasikan mempunyai kemampuan untuk mereduksi tingkat getaran lalu lintas rata-rata 2,6 db. Untuk mengetahui kemampuan maksimum dari saluran samping jalan dalam mereduksi getaran lalu lintas telah dilakukan penelitian dengan melakukan uji skala penuh pada beberapa tipe dan dimensi saluran di beberapa kondisi lapangan yang berlainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan secara nyata antar tipe saluran samping (segi empat, segi tiga, trapesium dan setengah lingkaran) dalam mereduksi getaran lalu lintas dan pada pengukuran getaran lalu lintas untuk kedalaman saluran yang berbeda-beda ternyata diperoleh bahwa makin besar kedalaman saluran tersebut, cenderung lebih baik dalam mereduksi getarannya.&#13;
	(TLL 090)</note>
 <subject authority="">
  <topic>VEHICLE VIBRATION</topic>
 </subject>
 <classification>504(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>504(047.31) Sur p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002281</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>504(047.31) Sur p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2243</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>