<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2241">
 <titleInfo>
  <title>Elemen geometrik jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iskandar,  Hikmat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>1998</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>47 hal.; gamb.; tabel</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan hasil pengukuran di jalan arteri masih dalam lingkup kecepatan rencana yang diusulkan. Untuk jalan kolektor, usulan kecepatan rencana terdahulu perlu direvisi, revisi kecepatan rencana untuk jalan kolektor yang klasifikasi jalannnya III A dan III B masing-masing adalah 20-50 Km/j. Kendaraan rencana sesuai dengan temuan, panjang kendaraan ditentukan tidak lebih   dari 18 m dengan lebar 2,50m, dan hal ini sesuai dengan PP No. 43/1993. Berdasarkan data hasil pengukuran, ada tendensi pelanggaran terhadap ketentuan pada PP tersebut, dimana 16 persen dari kendaraan yang terukur, lebarnya lebih dari 2,5m. Dengan demikian penentuan lebar kendaraan rencana 2,5m deisertai dengan catatan, perlunya peningkatan pengawasan terhadap lebar kendaraan yang operasional. Jika tidak, lebarkendaraan rencana menjadi 2,6m, konsekwensinya, ketentuan dalam PP tersebut perlu direvisi. Lebar lajur yang didasarkan pada dimensi lebar kendaraan dan lebar kebebasan samping kiri dan kanan yang masing-masing adalah 0,50m dan juga mempertimbangkan temuan di atas, diusulkan 2 alternatif; 1) lebar lajur ideal 3,50m datau 2) lebar lajur ideal 3,60m. (TLL 091)</note>
 <subject authority="">
  <topic>ROAD GEOMETRY</topic>
 </subject>
 <classification>6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>6</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002279</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>6</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2241</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>