<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21905">
 <titleInfo>
  <title>Teknologi Penanganan Kerusakan Jembatan Akibat Biota Penempel</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sonjaya, Hadi Gunawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiv+34p.: Illus.; 21 x 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>LAPORAN AKHIR</title>
 </relatedItem>
 <note>Jembatan yang berada di lingkungan perairan, terutama di wilayah pesisir dan sungai, rentan mengalami kerusakan akibat pertumbuhan biota penempel (biofouling) seperti teritip, kerang, alga, dan organisme laut lainnya. Biota tersebut dapat mempercepat proses korosi pada elemen baja, meningkatkan beban struktur, menghambat inspeksi visual, serta menurunkan umur layanan jembatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji teknologi penanganan kerusakan jembatan akibat biota penempel melalui pendekatan preventif dan korektif. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, evaluasi teknologi pelapisan antifauling, sistem proteksi katodik, pembersihan mekanis dan hidrodinamis, serta penggunaan material tahan korosi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi pelapisan antifauling berbasis polimer, proteksi katodik, dan program pembersihan berkala mampu mengurangi tingkat pertumbuhan biota penempel serta memperlambat laju degradasi struktur secara signifikan. Selain itu, penerapan sistem pemantauan berbasis sensor memungkinkan deteksi dini kerusakan sehingga meningkatkan efektivitas pemeliharaan. Teknologi penanganan yang terintegrasi tidak hanya memperpanjang umur layanan jembatan, tetapi juga menurunkan biaya pemeliharaan jangka panjang dan meningkatkan keselamatan struktur. Oleh karena itu, pemilihan teknologi yang sesuai dengan kondisi lingkungan&#13;
&#13;
Rak Penelitian 1 &#13;
KO: 262 &#13;
KO: 281</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIDGE</topic>
 </subject>
 <classification>R 623.685:624.21(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>R 623.685:624.21(047.31) SON t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000022241</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak Penelitian 1)</sublocation>
    <shelfLocator>R 623.685:624.21 (047.31) SON t</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000022292</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak penelitian 1)</sublocation>
    <shelfLocator>R 623.685:624.21 (047.31) SON t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>21905</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 12:44:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 09:19:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>