<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21668">
 <titleInfo>
  <title>Penyusunan Rancangan (R2) Pedoman Penerapan Gardu Tol Otomatis (GTO), Manajemen Insiden, dan Manajemen Lajur Lalu Lintas untuk Optimalisasi Kapasitas Jalan Tol dan Jalan Perkotaan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sumardi, Taufik S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>iv+5.9p.: lamp.: Illus.; 21 x 30</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Laporan Akhir</title>
 </relatedItem>
 <note>Peningkatan volume lalu lintas pada jalan tol dan jalan perkotaan menuntut adanya sistem pengelolaan yang lebih efektif dan efisien guna menjaga kelancaran serta keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Rancangan (R2) Pedoman Penerapan Gardu Tol Otomatis (GTO), manajemen insiden, dan manajemen lajur lalu lintas sebagai upaya optimalisasi kapasitas jalan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis kebijakan eksisting, benchmarking praktik terbaik, serta evaluasi kondisi operasional di lapangan.&#13;
&#13;
Hasil penyusunan pedoman ini mencakup standar operasional penerapan GTO untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan mengurangi antrean kendaraan, prosedur manajemen insiden yang terstruktur untuk meminimalkan dampak gangguan lalu lintas, serta strategi manajemen lajur yang adaptif terhadap dinamika arus kendaraan. Integrasi ketiga aspek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja jaringan jalan secara keseluruhan, baik dari sisi kapasitas, waktu tempuh, maupun tingkat pelayanan.&#13;
&#13;
Kesimpulannya, Rancangan (R2) pedoman ini memberikan kerangka komprehensif bagi pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan sistem pengelolaan lalu lintas yang lebih modern, responsif, dan berkelanjutan. Implementasi pedoman ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem transportasi jalan yang andal dan efisien di kawasan tol dan perkotaan.&#13;
&#13;
LOKASI: Rak Penelitian 1&#13;
TLL: 233</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HIGHWAY TRAFFIC</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOLL GATE</topic>
 </subject>
 <classification>R 625.7(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>R 625.7(047.31) SUM p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000021815</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak Penelitian 1)</sublocation>
    <shelfLocator>R 625.7 (047.31) SUM p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>21668</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-09 10:17:16</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-05 13:36:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>