<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2147">
 <titleInfo>
  <title>Pengkajian Spesifikasi dan Pengendalian Mutu Untuk Konstruksi Prasarana Jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suaryana,  Nyoman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>2001</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>viii+54p.: Illus.; 21 x 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maksud dan tujuan pengkajian ini adalah mengadakan evaluasi terhadap persyaratan yang tercantum dalam spesifikasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengendalian mutu di lapangan. Dari hasil pengkajian disimpulkan bahwa spesifikasi baru tersebut penjabarannya dapat dipahami dengan baik, akan tetapi pada pelaksanaannya dijumpai kendala, seperti keterbatasan peralatan laboratorium (seperti alat uji kepipihan, alat uji angularitas agregat halus, dan alat penumbuk otomatis atau PRD), keterbatasan bahan (seperti kesulitan membuat gradasi yang memotong kurva fuller dan kesulitan mencari material yang memenuhi syarat kepipihan). Berdasarkan tingkat kesulitan tersebut, maka diusulkan untuk mempertimbangkan penerapan spesifikasi baru hanya pada ruas-ruas jalan dengan lalu lintas berat. Disamping itu perlu juga dicantumkan frekuensi pengujian aspal dan VIM kepadatan mutlak. Untuk mendukung spesifikasi baru tersebut perlu dibuatkan panduan blending agregat dan panduan pemilihan gradasi dihubungkan dengan kemudahan kerja (pemadatan). Pengkajian terhadap pengendalian mutu di lapangan menunjukkan masih terjadinya penyimpangan dari yang disyaratkan dalam spesifikasi. Untuk memperbaiki pengendalian mutu tersebut banyak hal yang harus dikerjakan dan diperbaiki, salah satunya adalah dengan mencoba menerapkan QA (Quality Assurance), terutama pemakaian prosedur kerja/instruksi kerja dan check list. Prosedur kerja yang dilengkapi dengan check list untuk masing-masing item pekerjaan perlu segera dibuat dan diaplikasikan. &#13;
&#13;
LOKASI: Rak Penelitian 1 &#13;
TJ: 203</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROAD CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>625.74(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.74(047.31) SUA p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002182</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak Penelitian 1)</sublocation>
    <shelfLocator>625.74(047.31) SUA p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2147</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-10 09:57:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>