<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20958">
 <titleInfo>
  <title>Teknologi Campuran Panas Asbuton Dihampar Dingin (CPHMA) Untuk Membangun Indonesia Dari Pinggiran</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hermadi, Madi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>22-29,p</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>PROSIDING PEKAN INOVASI SAINS DAN TEKNOLOGI</title>
 </relatedItem>
 <note>Dalam mengatasi kesenjangan pembangunan antar daerah, pemerintah memperkenalkan konsep membangun dari pinggiran yang selanjutnya menjadi salah satu program prioritas. Dari segi pembangunan jalan, banyak daerah terpencil dan pulau-pulau kecil yang tidak memiliki akses ke alat pencampur aspal (Asphalt Mixing Plan, AMP) sehingga tidak memungkinkan diterapkan campuran beraspal panas. Selain itu, sumberdaya manusia di daerah terpencil juga memiliki keterbatasan sehingga perlu dikembangkan suatu pelaksanaan campuran beraspal yang relatif pelaksanaanya sederhana serta tidak mengharuskan adanya ketersediaan AMP di daerah. Untuk maksud tersebut maka Pusjatan telah mengembangkan spesifikasi dan pedoman asbuton campuran panas di hampar dingin (Cold Paving Hot Mix Asbuton, CPHMA). CPHMA adalah produk campuran baraspal siap pakai. Pencampuran dilakukan secara pabrikasi kemudian didistribusikan dalam bnetuk kemasan. Selanjutnya dihampar dan dipadatkan secara dingin (pada temperatur udara). Berdasarkan hasil kajian di laboratorium dan di lapangan maka Pusjatan telah mengkaraterisasi mutu CPHMA yang kemudian dituangkan dalam spesifikasi dan pedoman. Spesifikasi dan pedoman tersebut telah divalidasi pula dengan pemantauan lapangan CPHMA dikendari, Buton dan Wakatobi. Hasil pemantauan menunjukan bahwa kerusakan yang terjadi pada perkerasan jalan CPHMA relatif kecil yaitu kerusakannya pada perkearsan CPHMA dengan umur 3 tahun total kerusakan sekitar 15% sedangkan yang umur 4 tahun total kerusakan 20%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASBUTON</topic>
 </subject>
 <classification>625.7 (063)</classification>
 <identifier type="isbn">9786022641551</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.7 (063)</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000021463</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.7 (063)</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20958</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-26 09:35:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-01-26 09:35:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>