<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2052">
 <titleInfo>
  <title>Penelitian kinerja perkerasan lentur untuk menunjang IRMS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahmud,  Salim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSTRAN</publisher>
  <dateIssued>1998</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>6.2 hal.; lamp.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor kalibrasi tergantung pada beberapa faktor antara lain topografi, mutu lapis beraspal,  volume dan kelancaran lalu lintas. Pemberian laburan yang dilakukan secara regular, ternyata dapat menahan berkembangnya luas retak sekitar 1,5 kali lebih lambat, Ditinjau dari kejadian deformasi, terdapat seksi seksi pemantauan yang tidak mengalaminya, meskipun terletak dalam satu ruas. Untuk seksi-seksi pemantauan yang terdapat dalam satu ruas, prediksi kedalaman alur yang dihasilkan dengan menganggap bahwa seksi pemantauan tidak mengalami deformasi plastis, ternyata tidak jauh berbeda dengan prediksi bila seksi-seksi pemantauan dianggap mengalami deformasi plastis. Untuk daerah datar dan perbukitan, prediksi ketidak rataan berdasarkan detailed model dipandang lebih teliti daripada prediksi berdasarkan agregat model, sedangkan untuk daerah pegunungan, kedua model menghasilkan ketidak telitian prediksi yang sama. (TJ 126)</note>
 <subject authority="">
  <topic>FLEXIBLE PAVEMENTS</topic>
 </subject>
 <classification>625.021(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.021(047.31) Mah p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000002081</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.021(047.31) Mah p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2052</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>