<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20018">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN NSPM PEJALAN KAKI :</title>
  <subTitle>SUATU UPAYA MEWUJUDKAN JALAN RAMAH LINGKUNGAN YANG MENGAKOMODIR KESETARAAN GENDER</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tanan, Natalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer Software</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Kolokium Jalan Dan Jembatan 2014: Pengembangan Teknologi Jalan Dan Jembatan Yang Aplikatif Dan Ramah Lingkungan Untuk Mendukung Koektivitas Nasional</title>
 </relatedItem>
 <note>Penyediaan dan pengembangan fasilitas pejalan kaki merupakan langkah untuk mewujudkan suatu kota yang lebih ramah lingkungan dan manusiawi. Makalah ini mencoba menjabarkan mengenai keterkaitan antara penerapan NSPM penyediaan fasilitas pejalan kaki dengan terciptanya jaringan jalan yang ramah lingkungan serta mampu mengakomodir kesetaraan gender.Pendekatan yang dilakukan dalam kajian ini adalah melalui metode penelusuran ketersediaan Norma, Standar, Pedoman, dan Manual (NSPM) yang terkait dengan pejalan kaki, dan mengkaji keterkaitan antara penerapan NSPM tersebut terhadap perwujudan jalan yang ramah lingkungan serta upaya mengakomodir kesetaraan gender. Hasil kajian memperlihatkan bahwa penyediaan fasilitas pejalan kaki yang sesuai dengan NSPM sangat mendukung perwujudan tersebut. Sebagaimana telah diatur dalam NSPM bahwa prinsip perencanaan fasilitas pejalan kaki harus memenuhi kaidah: keterpaduan, kontinuitas, keselamatan, keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, dan ekonomis. Dengan terpenuhinya kaidahtersebut, diharapkan pengembangan fasilitas mampu menjawab kebutuhan pejalan kaki sehingga akan meningkatkan animo budaya berjalan kaki. Dengan terciptanya kembali budaya berjalan kaki akan mempengaruhi perubahan pola perjalanan dalam jaringan jalan di wilayah perkotaan. Dengan demikian, modaberjalan kaki akan menjadi bagian dari sistem transportasi yang sehat dan ramah lingkungan. Desaindan penempatan fasilitas pejalan kaki yang tepat sesuai standar akan mampu mewujudkan penyediaan infrastruktur yang memenuhi kebutuhan pengguna secara berkeadilan, yang dengan kata lain mampu menjawab pengarustamaan gender</note>
 <subject authority="">
  <topic>PEDESTRIAN FACILITIES</topic>
 </subject>
 <classification>625.7(063)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000020741</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20018</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>