<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20003">
 <titleInfo>
  <title>SAMBUNGAN PELAT SIKU DARI BAMBU LAMINASI UNTUK JEMBATAN PEJALAN KAKI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Igustiany, Fisca</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siswanto, A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer Software</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Kolokium Jalan Dan Jembatan 2014: Pengembangan Teknologi Jalan Dan Jembatan Yang Aplikatif Dan Ramah Lingkungan Untuk Mendukung Koektivitas Nasional</title>
 </relatedItem>
 <note>Sambungan memiliki peranan penting dalam keutuhan struktur, termasuk struktur jembatan. Sambungan harus diperhitungkan dan direncanakan agar mampu mendukung stabilitas dan kekuatan (stability and strength) struktur. Penelitian ini mengkaji penggunaan material bambu laminasi sebagai sambungan pelat siku pada jembatan pejalan kaki. Benda uji berupa pelat siku, dibuat dari bambu laminasi 3 lapis  berukuran 150 mm x 150 mm x 15 mm  dan bambu laminasi 5 lapis berukuran 150 mm x 150 mm x 25 mm. Pengujian pelat siku dilakukan terhadap tarik dan geser. Dari hasil pengujian, benda uji bambu memiliki berat jenis rata-rata sebesar 0.84. Kekuatan (kapasitas) pelat siku bambu laminasi 3 lapis akibat tarik sebesar 10.17 kN, akibat geser sebesar 16.50 kN. Sedangkan, kekuatan (kapasitas) pelat siku bambu laminasi 5 lapis akibat tarik sebesar 13.5 kN, akibat geser sebesar 18.17 kN. Jadi, beban tarik/kekuatan bambu laminasi 5 lapis lebih tinggi 33% dari pada bambu laminasi 3 lapis. Kapasitas/ beban geser pelat siku bambu laminasi 5 lapis, lebih tinggi 10% dari pada bambu laminasi 3 lapis. Hasil kajian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan sambungan jembatan pejalan kaki.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PEDESTRIAN BRIDGE</topic>
 </subject>
 <classification>625.7(063)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000020726</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>20003</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>