<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19993">
 <titleInfo>
  <title>Evaluasi Model-model Analitik untuk Memprediksi Tahanan Cabut dari Dinding Tanah yang Diperkuat Geogrid</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pertiwi, Dea</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taufik, Rakhman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>PUSJATAN</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Computer Software</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Kolokium Jalan Dan Jembatan 2014: Pengembangan Teknologi Jalan Dan Jembatan Yang Aplikatif Dan Ramah Lingkungan Untuk Mendukung Koektivitas Nasional</title>
 </relatedItem>
 <note>Ketika mendesain dinding tanah yang diperkuat geogrid, ketahanan terhadap moda keruntuhan cabut merupakan kondisi batas yang harus dipenuhi untuk mencapai kestabilan internal. Akan tetapi, model analitik atau rumus untuk memprediksi tahanan cabut dalam pedoman-pedoman perencanaan saat ini terbatas hanya untuk material timbunan berbutir. Dengan tujuan untuk menggunakan material timbunan dengan kandungan butir halus tinggi, beberapa peneliti telah mengembangkan model prediksi tahanan cabut untuk tanah kohesif. Dalam tulisan ini dipaparkan evaluasi rumus-rumus untuk menghitung atau memprediksi besarnya tahanan cabut yang paling sesuai untuk tanah kohesif. Metode yang dipilih untuk mengevaluasi rumus-rumus tahanan cabut adalah metode statistik dari Huang (2010). Evaluasi rumus prediksi dilakukan terhadap  data primer dari hasil uji cabut geogrid di laboratorium Pusat Litbang Jalan dan Jembatan, dan dari data sekunder. Disimpulkan bahwa model analitik Bergado dkk. (1992) memberikan indikasi sebagai rumus prediksi tahanan cabut  yang paling sesuai untuk tanah kohesif karena memberikan nilai koefisien variasi (COV) yang terkecil dan nilai bias yang dinilai cukup memberikan margin keamanan tambahan terhadap keruntuhan cabut. Penyempurnaan model analitik disarankan dengan memodifikasi faktor kohesi dan adhesi untuk menurunkan besarnya kontribusi nilai tahanan pasif geogrid yang melebihi perkiraan (overestimate).</note>
 <subject authority="">
  <topic>EARTH WALL</topic>
 </subject>
 <classification>625.7(063)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000020716</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>19993</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>