Image of Teknologi Terowongan dan jalan bawah tanah:  Penilaian Resiko Pembangunan Terowongan Jalan

Text

Teknologi Terowongan dan jalan bawah tanah: Penilaian Resiko Pembangunan Terowongan Jalan



Perkembangan infrastruktur transportasi di kawasan perkotaan menuntut solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan lahan dan kemacetan lalu lintas, salah satunya melalui pembangunan terowongan dan jalan bawah tanah. Teknologi terowongan modern, seperti penggunaan Tunnel Boring Machine (TBM) dan metode cut and cover, memungkinkan konstruksi yang lebih efisien dan minim gangguan terhadap aktivitas di permukaan. Namun, proyek pembangunan terowongan jalan memiliki tingkat kompleksitas dan ketidakpastian yang tinggi, terutama terkait kondisi geologi, hidrologi, keselamatan kerja, dampak lingkungan, serta risiko finansial dan operasional.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko dalam pembangunan terowongan jalan dengan pendekatan manajemen risiko yang sistematis. Metode yang digunakan meliputi identifikasi risiko melalui studi literatur dan observasi lapangan, analisis probabilitas dan dampak risiko, serta penentuan strategi mitigasi yang tepat. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko geoteknik, seperti ketidakstabilan tanah dan rembesan air tanah, merupakan faktor dominan yang dapat memengaruhi biaya, waktu, dan kualitas proyek. Selain itu, risiko keselamatan kerja dan gangguan terhadap utilitas eksisting juga memerlukan perhatian khusus dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan.

LOKASI: Ruang Koleksi Umum
Rak: 3


Ketersediaan

0000020378625.712.35 ALD tMy Library (Rak 3)Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
Naskah Ilmiah
No. Panggil
625.712.35 ALD t
Penerbit PUSJATAN : Bandung.,
Deskripsi Fisik
v+33p.: Illus.; 15 x 25 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
977-602-8256-54-4
Klasifikasi
625.712.35
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. ke 1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini