<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18094">
 <titleInfo>
  <title>Best Practice Guide for Durability of Asphalt Pavements</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nicholls,  JC</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">United Kingdom</placeTerm>
  </place>
  <publisher>TRL</publisher>
  <dateIssued>2008</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>vii+30p.: Illus.; 21 x 28 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Road Note 42</title>
 </relatedItem>
 <note>Panduan praktik terbaik (Best Practice Guide) untuk meningkatkan durabilitas perkerasan aspal menjadi aspek penting dalam pembangunan infrastruktur jalan yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi kinerja dan umur layanan perkerasan aspal, serta merumuskan strategi teknis yang efektif untuk meningkatkan ketahanannya. Metode yang digunakan meliputi kajian literatur, analisis standar desain, serta evaluasi praktik konstruksi dan pemeliharaan yang telah diterapkan di berbagai proyek jalan.&#13;
&#13;
Hasil kajian menunjukkan bahwa durabilitas perkerasan aspal dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, antara lain kualitas material (agregat dan aspal), desain campuran (mix design), proses konstruksi, kondisi lalu lintas, serta faktor lingkungan seperti suhu dan curah hujan. Penerapan praktik terbaik seperti penggunaan material berkualitas tinggi, kontrol kualitas yang ketat selama produksi dan pelaksanaan, desain drainase yang baik, serta program pemeliharaan rutin terbukti mampu meningkatkan umur layanan perkerasan secara signifikan.&#13;
&#13;
Selain itu, inovasi teknologi seperti penggunaan aditif aspal, daur ulang material (reclaimed asphalt pavement), dan metode konstruksi modern juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan keberlanjutan. Panduan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para praktisi, perencana, dan pengambil kebijakan dalam merancang, membangun, dan memelihara perkerasan aspal yang lebih tahan lama, efisien, dan ramah lingkungan.&#13;
&#13;
LOKASI: Rak Penelitian 2</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT PAVEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>R 625.7(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn">9781846087097</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>R 625.7(047.31) NIC b</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000018718</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library (Rak Penelitian 2)</sublocation>
    <shelfLocator>R 625.7(047.31) NIC b</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-04-07_at_09.32.43.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>18094</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-07 09:47:37</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>