<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17749">
 <titleInfo>
  <title>Kajian dan monitoring hasil uji coba skala penuh teknologi penghalang silau cahaya kendaraan (screen glare)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yeni, Sri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Puslitbang Jalan dan Jembatan</publisher>
  <dateIssued>2008</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent>graf.; foto., tabel.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui banyaknya bocoran cahaya untuk variasi jarak penempatan penghalang silau cahaya kendaraan pada geometrik jalan lurus dan tikungan di ruas jalan Cikampek-Pamanukan (km 119 JKT). Hasil uji coba menunjukkan bahwa uji geometrik lurus jarak interval untuk 1,5 m adalah jarak yang efektif dilihat dari parameter banyaknya jumlah bocoran cahaya (pada panjang panel 100 m) yaitu sebesar 6 buah, kebutuhan penghalang silau (100 m) yaitu sebanyak 67 unit dan reduksi bocoran cahauya sebesar 94,15%. Untuk geometrik jalan tikungan dengan radius tikungan 120 meter jarak yang efektif adalah 1 meter. Hasil menunjukkan bahwa parameter banyaknya jumlah bocoran (pada panjang 100 m) sebesar 19 buah, reduksi bocoran cahaya sebesar 97,10% dan kebutuhan penghalang silau (100m) sebanyak 100 buah. Pada penelitian ini juga diuji coba untuk tikungan 150 meter dan 200 meter. Disarankan perlunya kajian terhadap pendapat masyarakat tentang anti screen glare dan karena adanya kerusakan screen glare akibat vandalisme perlu adanya sosialisasi yang menyangkut aspek hukum (pengrusakan fasilitas umum)</note>
 <subject authority="">
  <topic>SAFETY DEVICES</topic>
 </subject>
 <classification>625.745..5(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.745..5(047.31) Yen k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000018351</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.745..5(047.31) Yen k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17749</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>