<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17484">
 <titleInfo>
  <title>Kajian dan pengawasan ujicoba teknologi penanganan stabilitas lereng batuan (Ende - Maumere Km 13)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saptadi, Benyamin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Pusat Litbang Jalan dan Jembatan</publisher>
  <dateIssued>2007</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan detail engineering design, dengan luaran detail desain penanggulangan longsoran, karakterisasi geologi dan geoteknik lokal, dokumen kontrak (gambar rebncana dan spesifikasi) dan konsep panduan dan spesifikasi dengan contoh kasus penanganan untuk longsoran lereng/tebing batuan pada 2 zona, yaitu: a). Zona 1 (km.12+850 - km 12+800): melakukan pengubahan geometri lereng dan shotcrete. Faktor keamanan global lereng dengan pengubahan geometri lereng pada zona ini bervariasi antara 1.4 dan 1.6. meski demikian, longsoran pada lokasi ini diakibatkan oleh gerusan permukaan, oleh karena itu kontrol terhadap tata salir drainase dan perkuatan lereng galian terhadap gerusan permukaan amat mempengaruhi kondisi lereng pada zona ini. b) Zona II (km.12+800 - Km. 12+750): melakukan pengubahan geometri lereng dan pemasangan rock bolt/baut batuan. Faktor keamanan global lereng dengan pengubahan geometrik lereng dan pemasangan rock bolt batuan menunjukkan bahwa spasi baut batuan yang dibutuhkan adalah spasi memanjang= 1.5m dan spasi melintang = 1.5m dengan faktor kemanan global lereng kajian adalah 2.65. Untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi penanganan yang dilakukan di lokasi kajian, maka akan dilakukan monitoring instrumentasi terpasang di lapangan beserta kondisi visual konstruksi penangan pada TA 2008 dan 2009.&#13;
(GT: 137)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLOPE STABILITY</topic>
 </subject>
 <classification>625.731.2(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>625.731.2(047.31) Sap k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000018061</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>625.731.2(047.31) Sap k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17484</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-23 12:31:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>