<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17465">
 <titleInfo>
  <title>Pembentukan ettingite yang terlambat pada beton yang dirawat dengan uap panas</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dachtar, John</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Pusat Litbang Jalan dan Jembatan</publisher>
  <dateIssued>2006</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Game</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan beton yang dirawat dengan uap panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan dengan uap panas perlu perencanaan yang lebih matang karena akan menyebabkan penurunan kekuatan tekan pada umur pelayanannya. Hal ini disebabkan terjadinya pembentukan ettringite pada fase padat yang akan menjadi salah satu penyebab kerusakan dari campuran beton. Penggunaan fly ash sampai umur 28 hari belum memperlihatkan nilai positif dalam menanggulangi penurunan kekuatan beton setelah perawatan dengan uap panas. Campuran dengan faktor air semen 0.4 lebih peka terhadap penurunan kuat tekan setelah perawatan dengan uap panas dibandingkan dengan campuran dengan faktor air semen 0.3. Perawatan dengan uap panas pada suhu 80Â°C  lebih peka terhadap penurunan kuat tekan dibandingkan dengan pola perawatan dengan uap panas menggunkaan suhu 65Â°C</note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIDGE STRENGTHENING</topic>
 </subject>
 <classification>666.972.5(047.31)</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum (NPP: 3273244A00000001)</physicalLocation>
  <shelfLocator>666.972.5(047.31) Dac p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000018040</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>666.972.5(047.31) Dac p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17465</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf"></recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf"></recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>