Artikel

Beranda Artikel ARTIKEL TOKOH: KISAH VITO BORKAT HARAHAP PEGAWAI MUDA VISIONER DI BALIK INOVASI INFRASTRUKTUR DIGITAL
Beranda Artikel ARTIKEL TOKOH: KISAH VITO BORKAT HARAHAP PEGAWAI MUDA VISIONER DI BALIK INOVASI INFRASTRUKTUR DIGITAL

ARTIKEL TOKOH: KISAH VITO BORKAT HARAHAP PEGAWAI MUDA VISIONER DI BALIK INOVASI INFRASTRUKTUR DIGITAL

  •  27 Apr 2026
  • Artikel/Artikel
  • 415 viewed
ARTIKEL TOKOH: KISAH VITO BORKAT HARAHAP PEGAWAI MUDA VISIONER DI BALIK INOVASI INFRASTRUKTUR DIGITAL
Foto: ARTIKEL TOKOH: KISAH VITO BORKAT HARAHAP PEGAWAI MUDA VISIONER DI BALIK INOVASI INFRASTRUKTUR DIGITAL
Oleh: Ani Mulyani,
Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

 

Vito: Muda, Visionerdan Teladan di Balik Transformasi Infrastruktur Digital

Di tengah arus perubahan birokrasi dan tuntutan pelayanan   publik   yang   kian   modern,   muncul sosok muda yang tak hanya berdedikasi, tetapi juga menjadi motor inovasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dialah Vito Borkat Harahap, Pegawai Muda Teladan 2024, yang menjadikan teknologi sebagai jembatan antara visi pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

 

Perjalanan dari Analis Sistem ke Inovasi Digital

Latar  belakang pendidikan yang  sejalan  dengan dunia infrastruktur membawa Vito bergabung dengan Kementerian PUPR. Ia memulai karier sebagai   analis   sistem   di   bidang   jalan   dan jembatan, lalu merambah ke   pengelolaan data, digitalisasi, hingga penerapan kecerdasan buatan (AI). Baginya, infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan tulang punggung pembangunan nasional yang menyentuh kehidupan setiap warga.

“Motivasi saya sederhana namun kuat,” ujar Vito. “Saya ingin pekerjaan saya berdampak langsung bagi masyarakat. Ketika jalan yang saya bantu kelola bisa dilalui dengan aman, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri.

 

Inovasi yang Membentuk Masa Depan

Vito dikenal sebagai sosok yang inovatif, ia memimpin pengembangan AI untuk klasifikasi kendaraan dan deteksi kerusakan jalan, mendorong standardisasi Building Information Modeling    (BIM),    serta    merancang    IRMSv3 yaitu sistem pendukung keputusan dalam perencanaan preservasi jalan. Meski sempat menghadapi resistensi terhadap perubahan, ia memilih pendekatan kolaboratif antara edukasi, demonstrasi manfaat, dan penegasan bahwa teknologi hadir untuk mendukung, bukan menggantikan manusia.

 

Kepemimpinan yang Menginspirasi

Meski tergolong muda, Vito menunjukkan kualitas kepemimpinan  yang  matang  dengan  sikap empati, integritas, dan kemampuan beradaptasi. Ia memimpin dengan teladan, bukan sekadar instruksi. Dalam membangun hubungan lintas generasi, ia mengedepankan komunikasi terbuka sekaligus menghargai pengalaman senior.

Salah satu tokoh yang menginspirasinya adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. “Beliau menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah soal keteladanan dan perhatian pada detail, sambil tetap berpikir strategis,” kata Vito.

 

Pengakuan dan Peran Strategis

Terpilih sebagai Pegawai Muda Teladan 2024 bukanlah pencapaian biasa. Vito harus melewati seleksi ketat, mulai dari penilaian esai hingga presentasi gagasan di depan panel. Dalam ajang ini, ia mengusung ide penguatan tata kelola data dan pemanfaatan AI sebagai kunci transformasi infrastruktur.

Pengakuan tersebut membuka jalan bagi peran yang lebih strategis. Vito juga dipercaya sebagai Duta KORPRI, mewakili wajah pegawai muda PUPR untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mendorong kolaborasi lintas unit. “Tugas saya adalah menjadi penghubung antara generasi muda dan pimpinan, terutama dalam inovasi digital,” ujarnya.

“Kita perlu terus mencoba menjadi motor inovasi,” tegasnya. “Meregenerasi energi dan keberanian untuk mencoba hal baru adalah hal yang penting dalam menjembatani transisi birokrasi menuju era digital.”

 

Harapan untuk Generasi Muda dan Masa Depan Pelayanan Publik

Vito meyakini generasi muda memiliki potensi besar dalam mendorong reformasi birokrasi. Tumbuh    dalam        ekosistem    digital,    mereka lebih    cepat    beradaptasi    dengan    perubahan. Ia berharap pelayanan publik di masa depan semakin transparan, berbasis data, dan tetap humanis. Untuk menjaga keseimbangan hidup, ia membiasakan disiplin waktu, olahraga, dan terus belajar termasuk memperdalam bahasa asing.    Vito    berpesan    untuk    generasi    muda yang baru bergabung di instansi pemerintah, “Jangan   takut   menghadapi   birokrasi.   Jadilah agen perubahan kecil yang konsisten, karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah- langkah sederhana” pungkasnya.