Pelaksanaan Pemeriksaan Visual dan Geometri Jembatan Pedamaran II, Provinsi Riau

Kamis, 04 November 2021


Tekan ini untuk lihat Gambar

RIAU -- Jembatan Pedamaran II  Pembangunan jembatan ini dimulai sejak tahun 2006 dan selesai pada tahun 2013. Pada jembatan sedang dilakukan inspeksi pengujian geometrik dan visual. Kegiatan ini harus dilakukan setelah terjadinya accident dimana pilar 3 dan pilar 5 jembatan tertabrak oleh ponton sehingga mengalami kerusakan yang signifikan.

Sebelumnya, Pada 7 September 2021, sebuah kapal ponton pembawa material menabrak Jembatan Pedamaran II, mengakibatkan beberapa tiang penyangga Jembatan Pedamaran II rusak. Insiden tabrakan ini diduga karena ikatan ponton terlepas atau putus saat merapat di dermaga tempat membongkar material. Karena terbawa arus deras, ponton menabrak tiang jembatan di dua lokasi, bagian pier 5 dan 3. Di bagian pier 5, terjadi kerusakan 11 tiang dan pada pier 3 ada satu tiang rusak.

Setelah insiden tabrakan, hasil rapat antara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau dengan Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, diputuskan bahwa Jembatan Pedamaran untuk sementara akan ditutup total, dengan biaya perbaikan jembatan akan ditanggung pihak kontraktor selaku pemilik kapal ponton yang menabrak jembatan.

Untuk dapat mengetahui kerusakan rinci pada jembatan, Tim Pemantauan dan Evaluasi Balai Jembatan diutus untuk melaksanakan pemeriksaan. Pelaksanaan pemeriksaan dimulai dengan pemeriksaan visual kerusakan dan non destructive test (hammertest, rebar scanning, ultrasonic pulse velocity test), dilanjutkan dengan monitoring geometri secara berkala, dan pengambilan data tiga dimensi menggunakan teknologi LiDAR mulai dari 28 September 2021 - 4 Oktober 2021. Pemeriksaan turut mendapatkan pendampingan dari Prof. Jamasri dan Dr. Heru Purnomo selaku anggota KKJTJ. Kegiatan pemeriksaan Jembatan Pedamaran 2 memiliki tantangan tersendiri, khususnya akibat adanya ancaman hewan buas (buaya) yang terdapat di sekitar jembatan.


Foto pemeriksaan visual (Dok.Kementerian PUPR)


Foto pendampingan KKJTJ (Dok.Kementerian PUPR)

Sebagai informasi, Jembatan Pedamaran 2 adalah satu dari dua jembatan kembar bertipe cable stayed yang menghubungkan Kota Bagansiapiapi – Pulau Pedamaran – Kecamatan Pekaitan dengan panjang 1410 meter.


BERITA LAINNYA
...

Menteri Basuki : Membangun Infrastruktur, Mengelola Harapan Masyarakat yang Tinggi

...

Daftar Penerima Penghargaan PUPR Tahun 2018

...

Proyek Asian Games 2018 Kementerian PUPR Mendapatkan Penghargaan Khusus Indonesia Property Award 2018 Kategori Fasilitas Umum

...

Menteri Basuki Dorong REI Terus Tingkatkan Penyediaan Rumah MBR Terjangkau dan Berkualitas

...

Kementerian PUPR Raih Dua Penghargaan Anugerah Media Humas 2018

...

Jalan Tol Diharapkan Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Bagian Selatan

...

Menteri Basuki : Perlu Terobosan Baru Dalam Mitigasi Bencana di Indonesia

...

Pekerja Konstruksi Wajib Miliki Sertifikat Kompetensi Kerja

...

Menteri Basuki Menerima Penghargaan Tokoh Pembangunan Infrastruktur Indonesia dari Majalah Property & Bank