Home Logo

Penanganan Pascabanjir Ruas Liang Anggang-Bati Bati


Selasa, 05/04/2022 09:00:00 WIB |   Berita/Umum |   339

PENANGANAN Ruas Jalan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut terus dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan melalui PPK 1.1 Provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi jalan yang becek ketika diguyur hujan, dan berdebu ketika cuaca panas sempat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Namun penanganan terus dilakukan dengan melakukan perkerasan ketika cuaca cerah. Adapun penanganan yang dilakukan berupa peninggian badan jalan 40-60 centimeter dari aspal. Sementara penanganan ruas jalan ini terbagi dalam 2 seksi. Seksi pertama, pekerjaan rehabilitasi Jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kab Tanah Laut, sepanjang 3,52 kilometer. Sedangkan seksi kedua terbagi lagi dalam 2 segmen. Pada segmen 1 yakni dari Ruas Desa Liang Anggang sampai dengan Bati Bati, sepanjang 1,2 kilometer. Sementara segmen 2, dari Ruas Bati Bati hingga Batas Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut sepanjang 1,5 kilometer yang sudah lebih dulu diaspal. “Di seksi kedua, sudah sebagian pengaspalan. Hanya seksi 1 yang agak lamban,” kata PPK 1.1 Provinsi Kalimantan Selatan, Mirnasari Daulay. Dia memastikan, semua pekerjaan ini tuntas akhir Desember mendatang sesuai kontrak pekerjaan. ”Semoga selesai lebih cepat,” harapnya.

Perbaikan di ruas jalan menuju Kota Pelaihari, sempat dilakukan penutupan Jalan Ahmad Yani di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (16/11/2021). Penutupan badan jalan hanya setengahnya, yakni dari arah Kota Banjarbaru menuju Kota Pelaihari. Sementara dari arah sebaliknya, tetap dibuka, agar arus lalu lintas tetap berlangsung. Penutupan ini dikarenakan kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilintasi. Khususnya di titik jalan yang dikerjakan, karena terdapat material batu split di sebelah badan jalan. Paket rehabilitasi jalan sepanjang Liang Anggang hingga perbatasan Tanah Laut ini memiliki nilai kontrak Rp 41 miliar. Sedangkan rehabilitasi jalan dari Liang Anggang hingga Kota Pelaihari Rp 32 miliar, berasal dari dana APBN Tahun Anggaran 2021. Penanganan jalan di ruas paket rehabilitasi Jalan Sp Liang Anggang-Bts Kota Pelaihari ini adalah salah satu penanganan jalan pascabanjir Kalsel yang terjadi Januari 2021. Air merendam kawasan ini hingga merusak badan jalan. Namun kini, perbaikannya telah dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Anugerah Karya Agra Sentosa pada seksi 1 dan PT Nugroho Lestari di seksi 2. Diharapkan dengan selesainya perbaikan jalan ini membuat aktivitas warga dan arus lalu lintas menuju wilayah pesisir Kalsel kembali lancar.