Home Logo

SOSIALISASI REKAYASA LALU LINTAS RUAS JALAN JAYAPURA-WAMENA


Rabu, 24/02/2021 00:00:00 WIB |   Berita/Umum |   600

SOSIALISASI REKAYASA LALU LINTAS RUAS JALAN JAYAPURA-WAMENA

 

Jayapura - Pelaksanaan paket pekerjaan jalan di ruas jalan Transpapua (Jayapura – Wamena) mengalami kendala di lapangan, dikarenakan jumlah lalu lintas dan muatan kendaraan yang tinggi dari Jayapura menuju Wamena dan arah sebaliknya tidak terkendali, ditambah tingginya curah hujan sehingga mengakibatkan kondisi jalan tidak stabil dan terjadi penumpukan (antrian) kendaraan di beberapa titik. Antrian kendaraan tersebut menyebabkan mobilisasi alat, bahan, dan tenaga ke lokasi pekerjaan terhambat, disisi lain antrian kendaraan juga ditarik menggunakan alat berat milik penyedia jasa sehingga berdampak pada progres pekerjaan di lapangan dan berkurangnya jam kerja.

Sebagai upaya untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut pada tanggal 15 Februari 2021 telah dilakukan pertemuan di Ruang Rapat BPJN Jayapura bersama Korem 172, penyedia jasa, perwakilan pengusaha angkutan barang dan supir truk. Dari pertemuan tersebut disepakati akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa pengaturan buka tutup jalan sementara agar dapat mengakomodir kepentingan pelaksanaan pekerjaan dan pengguna jalan.

Dan pada tanggal 24 Februari 2021 bertempat di Ruang Rapat BPJN Jayapura diselenggarakan Sosialisasi Rekayasa Lalu Lintas Ruas Jalan Jayapura-Wamena guna percepatan penyelesaian pembangunan dengan pengaturan buka tutup jalan sementara yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) tahap dan diuji coba selama 3 (tiga) bulan.

Tahap pertama tutup pada tanggal 22 Februari s/d 23 Maret 2021 dan kembali dibuka tanggal 24 Maret s/d 30 Maret 2021, tahap kedua tutup pada tanggal 31 Maret s/d 29 April 2021 kembali dibuka tanggal 30 April s/d 6 Mei 2021, dan tahap ketiga tutup pada tanggal 7 Mei s/d 5 Juni 2021 kembali dibuka tanggal 6 Juni s/d 12 Juni 2021.  

Selama pengaturan buka – tutup jalan yang dibantu oleh Korem 172, kendaraan yang diperkenankan melintas antara lain: angkutan masyarakat, kendaraan dinas, angkutan material proyek, tim medis dan aparat keamanan. Dan selama masa pembukaan jalan kendaraan angkutan barang dengan beban maksimum 5 ton diperkenankan untuk melintas.

“Dari Jayapura kita akan tutup di beberapa tempat mulai dari pos KM.76, disaring di Senggi kemudian ke Benawa. Kemudian di Wamena kita akan tutup di Abenaho. Kita akan melakukan langkah komunikasi langsung dengan semua pihak yang menggunakan ruas ini. “ ujar Danrem Izak Pangemanan.

Pelaksanaan paket pekerjaan jalan di ruas jalan Transpapua (Jayapura – Wamena) nantinya akan memberikan kondisi jalan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan dan mempercepat waktu tempuh Jayapura – Wamena, diharapkan dapat menekan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pegunungan.