Beranda > Paket Pembangunan Jalan Layang Aloha Resmi Mulai Dikerjakan

Berita Dibaca 627 kali
Paket Pembangunan Jalan Layang Aloha Resmi Mulai Dikerjakan

Penandatangan Paket Pembangunan Jalan Layang Aloha telah dilakukan pada Rabu (2/11) oleh PPK 3.4 Prov.Jatim (Surabaya - Waru - Sidoarjo) Mhd. Zaim Zul, S.ST., MT. dengan pemenang tender PT. Wijaya Karya-Nindya Karya KSO. Acara penandatanganan kontrak tersebut bertempat di gedung BBPJN Jatim–Bali, Sidoarjo. Paket pekerjaan tersebut merupakan jenis kontak Multi Years Contract (MYC) yang dilaksanakan selama kurang lebih selama 18 bulan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BBPJN Jatim - Bali Apri Artoto, ST.,M.P.P.M., Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Ayu Pertimasari Sekar Handayani., ST., MT. Kasatker PJN Wilayah III Prov. Jawa Timur Adi Rosadi, ST., MT. Turut hadir juga secara virtual, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Insfrastruktur Jalan Vidi Ferdian, ST., M.Eng.,M.Sc., dan Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha, Prabandityo Triwibowo, ST., M.Eng. 

Usai penandatangan kontrak, Apri Artoto memberikan arahan terkait pembangunan jalan layang yang segera dilakukan pekerjaannya. Apri mengatakan pembangunan Jalan Layang atau Flyover Aloha harus dilakukan secara tepat waktu, tepat biaya, tepat mutu. “Untuk semua yang terlibat dengan pembangunan Flyover Aloha, saya minta pembangunan tersebut tidak ada kata terlambat harus tepat waktu, tidak boleh molor karena pembangunan flyover tersebut memang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Apri.

Apri juga mengingatkan terkait dampak sosial yang akan muncul, mengingat lokasi proyek tersebut berada di ruas utama bagi pengguna jalan dari Surabaya dan Sidoarjo, maupun sebaliknya. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Ayu Pertimasari Sekar Handayani., ST., MT. terkait dengan penerapan K3 kepada penyedia jasa. “Untuk penerapan K3 jangan sampai lalai karena lokasinya dekat dengan jalan utama dan juga diperhatikan pengaturan lalulintas terutama pada jam kerja sehingga mengurangi ketidaknyaman pengguna jalan.” imbuh Ayu.

Nantinya Jalan Layang Aloha yang terletak di Kabupaten Sidoarjo ini akan memiliki total panjang jembatan 858 meter dengan rincian panjang FO1 (Sidoarjo – Juanda) 435 meter, serta panjang FO2 (Juanda – Surabaya) sepanjang 423 meter. Dengan lebar jembatan 9 meter, lebar jalan 7 meter. Tujuan dibangunnya Jalan Layang Aloha adalah untuk memperlancar arus lalu lintas dari dan menuju Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.