Beranda > Kemen PUPR - Pembangunan Jembatan Darurat di Besuk Kobo`an Segera Dilaksanakan

Berita Dibaca 396 kali
Kemen PUPR  - Pembangunan Jembatan Darurat di Besuk Kobo`an Segera Dilaksanakan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali akan segera membangun jembatan pengganti sementara di lokasi jembatan yang runtuh akibat Erupsi Semeru. Jembatan pengganti sementara tersebut berupa jembatan gantung sebagai akses sementara pengganti jembatan Besuk Kobo’an yang putus akibat erupsi Semeru.

Berdasarkan arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, jembatan gantung ini segera terbangun selama 2 (dua) bulan ke depan sebagai akses darurat penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Malang Selatan. Jembatan Gantung ini menurut rencana dapat digunakan bagi pejalan kaki dan sepeda motor. Dalam kondisi darurat, jembatan ini dapat dilalui oleh mobil ambulans.

Fokus utama BBPJN Jatim-Bali saat ini adalah mendukung upaya tanggap darurat, pembersihan, serta memastikan akses menuju ke lokasi terdampak bencana bisa dilalui untuk kendaraan logistik, termasuk juga kebutuhan pengungsi. Upaya pembersihan material vulkanik masih terus dilakukan mengingat intensitas hujan di sekitar lokasi cukup tinggi dan membawa lumpur sehingga menutupi badan jalan.

BBPJN Jatim-Bali sendiri telah mengerahkan sejumlah alat berat, dengan rincian : 1 unit excavator, 2 unit loader, 2 dump truck, 1 water tanker, 3 unit pick up berada di Lumajang dan Malang, serta 1 unit Jembatan Bailey, 2 unit dump truck, dan 3000 lembar kawat bronjong yang sudah standby di kantor balai.

Guna menyambung konektivitas yang sempat putus, BBPJN Jawa Timur-Bali telah melakukan langkah-langkah dengan penanganan jalan kabupaten sebagai jalur alternatif sebagai akibat robohnya Jembatan Besuk Koboan. Selain itu, BBPJN Jawa Timur-Bali juga berencana untuk membangun kembali Jembatan Besuk Koboan secara permanen. Diperkirakan, pembangunan permanen Jembatan Besuk Koboan dibutuhkan waktu perbaikan sekitar 1 tahun.

Jembatan Besuk Koboan yang roboh akibat terjangan material vulkanik Semeru pada Sabtu (4/12) memiliki peran strategis dalam menghubungkan lintas selatan Provinsi Jawa Timur. Jembatan yang dibangun pada tahun 1998 ini memiliki bentang sepanjang 192 meter. Jembatan Besuk Koboan  termasuk tipe Jembatan LTI atau Balok Pelengkung Beton Bertulang Indonesia.

 

Contact Person HP. 08113313123

Email : kompubbpjn.jatimbali@pu.go.id

(Kompu BBPJN Jawa Timur - Bali)