Beranda > JEMBATAN KEDUNG ASEM DIGANTI, ARUS LALU LINTAS KE PROBOLINGGO DIALIHKAN

Berita Dibaca 850 kali
JEMBATAN KEDUNG ASEM DIGANTI, ARUS LALU LINTAS KE PROBOLINGGO DIALIHKAN

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur Bali berencana melaksanakan kegiatan penggantian Jembatan Kedung Asem. Penggantian jembatan yang terletak di Jalan Hasan Genggong, Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ini menurut rencana akan dilaksanakan mulai tanggal 29 Maret 2020 mendatang. Menurut PPK 3.5 Provinsi Jawa Timur, Ida Bagus Putu Jeladi, penggantian Jembatan Kedung Asem ini dimaksudkan untuk menggantikan jembatan darurat yang melayani arus lalu lintas dari dan menuju Kota Probolinggo. Imbuh Jeladi, jembatan darurat tersebut merupakan penanganan sementara setelah jembatan eksisting mengalami kerusakan akibat pondasinya tergerus banjir yang terjadi pada tahun 2020 yang lalu, sehingga mengakibatkan lantai turun dan tidak bisa dilewati kendaraan.


Penggantian Jembatan Kedung Asem ini menyebabkan penutupan Jalan KH Hasan Genggong yang akan dimulai pada ari Senin, tanggal 29 Maret 2021 mendatang. Penutupan akan berlangsung kurang lebih selama 7 bulan sesuai dengan jadwal konstruksi. Selama masa penutupan Jalan KH Hasan Genggong, akan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Berdasarkan informasi dari Satlantas Polresta dan Polres Probolinggo, bagi kendaraan besar diarahkan untuk melewati lewat Jalan Nasional Situbondo – Lumajang, melalui Jalan Panglima Sudirman – Raden Wijaya – Gajah Mada – Anggrek Lingkar Utara – Soekarno Hatta – Raya Bromo – Prof. Hamka – Ir. Sutami – Simpang Tiga – Jorongan dan Jalan Raya Leces.


Adapun untuk mobil pribadi, kendaraan umum dan sepeda motor yang akan melintas dari arah Situbondo – Lumajang arus lalu lintas dialihkan melewati Jalan Kota ataupun Jalan Kabupaten Probolinggo, dengan jalur alternative, melalui Jalan Raya Dringu – Simpang Tiga Sinto (ke arah selatan) – Simpang Tiga Embong Miring dan Jalan Raya Leces. 
Sementara bagi kendaraan dari Surabaya atau Malang via jalan tol menuju Situbondo bisa menggunakan Exit Tol Probolinggo Barat. 
Jembatan Kedungasem sendiri sejak 2 Mei 2020 mengalami kerusakan pada tiang penyangga tengah. BBPJN Jawa Timur – Bali kemudian melakukan penanganan sementara dengan memasang jembatan darurat berupa Jembatan Bailley tipe Bakrie dengan lebar 4 meter dan panjang 30 meter. Adapun dengan pelaksanaan kegiatan penggantian ini, Jembatan Kedung Asem yang baru akan dibangun dengan lebar 13 meter dengan panjang 25 meter sehingga akan memperlancar logistik antara Probolinggo – Lumajang, maupun Lumajang – Situbondo . “Nilai penting Jembatan Kedunga Asem pada Jalan Hasan Genggong ini merupakan jalur pintas dari Lumajang ke Situbondo sebagai jalur logistik’, tutup Jeladi.