Home Logo

Pansela Jogja Berbenah Meningkatkan Daya Tarik Selatan Jawa


14 Februari 2022 |   Berita/Umum |   776

Yogyakarta – Pembangunan jalan dan jembatan di jalur lintas Pantai Selatan (Pansela) yang terus dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI. Yogyakarta bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di pesisir selatan Jawa.

Masih ada 3 paket pembangunan yang berlangsung di Pansela Wilayah DI.Yogyakarta yaitu Jembatan Kretek II di Bantul, Jalan Baru Planjan – Baron – Tepus dan Tepus – Jerukwudel. Saat ini kami sedang merencanakan untuk memasukkan program pembangunan rest area di dekat Jembatan Kretek II. Jadi nantinya Jalur Pansela ini memiliki tambahan nilai jual yang meningkatkan daya tarik dan kenyamanan orang yang ingin menikmati panorama pantai” ujar Kepala BBPJN Jawa Tengah – DI. Yogyakarta, Wida Nurfaida (14/2).

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa Jembatan Kretek II memiliki panjang 2015 m dan konstruksinya saat ini sudah mencapai 76,8%. Jembatan Kretek II merupakan jembatan baru dengan konsep sebagai landmark sekaligus obyek wisata baru di Kawasan Pantai Parangtritis – Samas, sehingga konsep rest area ini akan terintegrasi secara penuh dengan konsep jembatan serta kawasan di sekitarnya dan memperkuat ekosistem ekonomi di wilayah tersebut.

Berbagai macam tantangan dihadapi dalam pembangunan jalan Pansela di wilayah DI.Yogyakarta mulai dari segi topografinya yang bebatuan hingga daerah rawan gempa. Selain itu, likuifaksi atau pergerakan tanah akibat Sesar Opak pada lokasi pembangunan Jembatan Kretek II sehingga berpotensi terjadinya gempa bumi dan pergerakan tanah. Oleh karena itu pembangunannya menggunakan teknologi LRB (Lead Rubber Bearing) untuk meredam gempa, lalu juga menggunakan MSE Wall untuk daerah timbunan. Untuk mengantisipasi terjadinya likuifaksi menggunakan metode soil replacement sedalam tiga meter untuk menggantikan tanah yang terlikuifaksi dan penancapan tiang pancang dilakukan sampai ke lapisan tanah yang tidak terlikuifaksi.

Pada tahun 2021 BBPJN Jawa Tengah – DI. Yogyakarta juga telah menuntaskan pembangunan jalan baru sepanjang total 25,146 km yang meliputi Tambakreja – Bantarsari di Kabupaten Cilacap, Jladri – Karangbolong – Tambakmulyo yang berada di dan Kabupaten Kebumen, Legundi – Planjan dan Jerukwudel – Baran – Duwet di Kabupaten Gunung Kidul.

Selama ini kesenjangan pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa wilayah selatan dengan utara cukup tinggi sehingga mendorong Pemerintah untuk membuat Program Pengembangan Kawasan Selatan Jawa yang diawali dengan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau yang kini dikenal dengan Pansela. Kehadiran jalan baru di Pansela semakin meningkatkan kenyamanan dalam melintasi wilayah selatan Jawa didukung pemandangan pantai, bukit-bukit karang, pegunungan karst, sungai dan persawahan. (CK/LU)