Home Logo

PU-Net

04-02-2023             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

Survey Pemanfaatan Jembatan Kuning Kabupaten Sukabumi



Jawa Barat, 06 Maret 2021 10:54 Wib


Survey Pemanfaatan Jembatan Kuning Kabupaten Sukabumi


Bandung 6 Maret 2021 – Tim Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat didampingi Tim Pengelolaan BMN Kementerian PUPR melakukan survey bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi terkait rencana revitalisasi Jembatan Cimandiri B atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Kuning yang berlokasi di Bagbagan, Kabupaten Sukabumi pada hari jumat, 5 Maret 2021.
 
Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat Heni Prasetyawati menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka survey awal Jembatan Cimandiri B sebelum dilakukan Advis Tekinik lebih lanjut oleh Tim Direktorat Bina Teknik, Bina Marga Kementerian PUPR yang nantinya akan mengeluarkan rekomendasi kelayakan dari sisi kekuatan struktur untuk digunakan sebagai lokasi wisata heritage oleh pihak Pemda Kabupaten Sukabumi.
 
Agus Manggala Plt. Kabag Kerjasama Sekda Kab. Sukabumi menyampaikan bahwa Pemda Kabupaten Sukabumi mengharapkan pelaksanaan kajian teknis Jembatan Kuning yang akan dilakukan oleh BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat serta Direktorat Bina Teknik, Bina Marga Kementerian PUPR segera dilakukan, karena hasil dari kajian tersebut akan dijadikan dasar perencanaan konsep revitalisasi Jembatan Kuning tersebut.
 
Jembatan Cimadiri B atau Jembatan Kuning membetang di atas Sungai Cimandiri yang menghubungkan dari Desa Jayanti ke Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan dengan panjang 50 meter dan lebar 3 meter ini dibangun sekitar tahun 1922 sejak masa kolonialisme Belanda yang masih berdiri kokoh sampai saat ini, hal ini yang mendorong pemerintah kabupten Sukabumi untuk menjadikannya sebagai salah satu cagar budaya yang dapat dinikmati oleh semua warganya.
 
Hasil pertemuan awal terkait pemanfaatan jembatan kuning dari pihak BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat adalah bahwa pihak BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat merekomendasikan untuk dilaksanakan pinjam-pakai, karena jembatan tersebut sebagai heritage, sedangkan untuk dihibahkan perlu dipertimbangkan kembali.
 
Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan dari Direktorat Jembatan, Bina Marga Kementerian PUPR, Tim Pengelolaan BMN Sekjen, Kementerian PUPR, Kepala Bidang Preservasi II BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten di Jawa Barat

 
 

Baca Juga :