Home Logo

PU-Net

04-02-2023             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

Resmi, Jalan Layang Pasupati Berganti nama Menjadi Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja



Jawa Barat, 02 Maret 2022 09:30 Wib


Resmi, Jalan Layang Pasupati Berganti nama Menjadi Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja

Jalan Layang Pasupat Berganti nama Menjadi Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja


Bandung, 1 April 2022 – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengganti nama Jalan Layang Pasteur-Surapati (Pasupati) menjadi Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja yang merupakan salah satu landmark ikonik Bandung.

Peresmian tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama para tokoh Sunda dan keluarga Mochtar Kusumaatmadja, di halaman Kantor Inspektorat Jabar, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022).

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, dengan ini jalan layang Profesor Doktor Mochtar Kusumaatmadja, S.H. secara resmi dibuka. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala meridhoi ikhtiar kita ini dan menjadi pembelajaran kepada masa depan Indonesia yang luar biasa yang menjadi luas berkat perjuangan Almarhum Profesor Mochtar Kusumaatmadja” kata Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat tersebut.

Peresmian jalan layang dilaksanakan untuk memberikan penghargaan kepada Profesor Doktor Mochtar Kusumaatmadja atas jasa dan kontribusi perjuangannya,sekaligus penyebarluasan dan mengedukasi masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan di Jawa Barat. Profesor Dr Mochtar Kusumaatmadja juga sedang diproses untuk pengusulan calon pahlawan nasional kepada pemerintah pusat oleh Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan pada bulan Maret ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Jalan layang ini menjadi bagian persyaratan dalam pengusulan calon pahlawan nasional dimana telah diabadikan namanya dalam sarana monumental sehingga dikenal masyarakat secara luas.

"Setelah diresmikan, ini menjadi dasar persyaratan kita lengkap untuk mengajukan beliau sebagai pahlawan nasional, karena sudah lama tokoh di Jabar belum mendapatkan pengakuan pahlawan nasional," jelas Emil.

Peresmian penggantian nama ruas Jembatan Layang Pasupati menjadi Jalan Profesor Mochtar Kusumaatmadja dilaksanakan seiring dengan terbitnya surat persetujuan perubahan nama jalan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menanggapi surat dari Pemerintah Kota Bandung perihal Pengusulan Ruas Jembatan Layang Pasteur Surapati Bandung tanggal 21 Desember 2021, yang pada prinsipnya Kementerian PUPR tidak berkeberatan atas usulan pemberian nama Jalan Layang Pasupati menjadi nama Prof. Mochtar Kusumaatmadja.

Merujuk kepada Keputusan Menteri PUPR Nomor 29 tahun 2015 tentang Penetapan Ruas Jalan Nasional menurut statusnya sebagai jalan Nasional serta untuk perubahan nama jalan nya ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bandung, sebagaimana mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Lembaran Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung tahun 1994 tentang Peraturan Daerah Kotamadya Bandung tentang Pemberian Nama Jalan, Tanaman dan Tempat Rekreasi.

Jalan Layang Pasupati (sebelumnya) yang kini sudah berganti nama menjadi Jalan Prof. Mochtar Kusumaatmadja merupakan ikon Kota Bandung sebagai ibukota provinsi Jawa Barat serta gerbang memasuki ibu kota Jawa Barat menuju pusat pemerintahan daerah provinsi Jawa Barat, memiliki panjang 2,8 KM dengan lebar 14 meter di lengkapi cable stayed sepanjang 161 meter membentang diatas sungai Cikapundung, dibangun pada tahun 1998 dan selesai tahun 2005. Terletak di ruas Jalan Layang Pasupati (Gajibu - Ciampedes) pada Kota Bandung atau lebih dikenal dari Jalan Dr. Djunjunan – Jl. Surapati.

Saat ini, Kewenangan pemeliharaan Jalan Layang / Fly Over ini berada di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta – Jawa Barat tepatnya oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Barat, dimana pada bulan Oktober 2021sempat dilakukan kolaborasi pemeliharaan dan perawatan bersama antara BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat dengan Dinas Bina Marga, Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat dan Dinas PU Kota Bandung melalui Aksi Daerah dalam rangka memperingati Hari Jalan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2021.

Pada beberapa bagian jembatan tersebut dilakukan pembuatan mural oleh seniman ternama Bandung John Martono yang bertemakan "Perjalanan Kebahagiaan" mengandung filosofi bahwa kebahagiaan merupakan hal yang alami bagi proses kehidupan manusia. Setiap manusia mempunyai perasaan dan cara menciptakan dan menikmati kebahagiaan tersebut.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Bapak Plt. Walikota Bandung, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, Kepala Bidang Preservasi I BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, Indra Cahya Kusuma, Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah IV Jawa Barat, Howardy, Keluarga (Almarhum) Profesor Mochtar Kusumaatmadja dan para tokoh ternama di Jawa Barat.
 
 

Baca Juga :