Home Logo

PU-Net

01-12-2022             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

Pimpin Apel Pagi, Wilan Ingatkan PPK dan Satker Untuk Tertib Administrasi di Semua Pekerjaan  



Dki Jakarta, 20 September 2022 09:56 Wib


Pimpin Apel Pagi, Wilan Ingatkan PPK dan Satker Untuk Tertib Administrasi di Semua Pekerjaan  

Pimpin Apel Pagi, Wilan Ingatkan PPK dan Satker Untuk Tertib Administrasi di Semua Pekerjaan  


Bandung, 20 September 2022 - BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat hingga saat ini terus berusaha meningkatkan progres beberapa pembangunan infrastruktur jalan termasuk pekerjaan pemeliharaan rutin baik dari segi  persentase fisik dan keuangan agar tertib administrasi dan juga tepat waktu, tepat mutu serta tepat biaya.Untuk itu, Wilan Oktavian menyampaikan di sesi arahan Apel Pagi, bahwa dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi progress di beberapa pekerjaan pembangunan dan kegiatan rutin di masing-masing PPK dan Satker yang berada di bawah BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat.
 
“Untuk meningkatkan kualitas administrasi proyek, maka dalam waktu dekat akan dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi kelengkapan dokumen proyek, mulai dari tahap Pra kontrak, dokumen kontrak, hingga laporan backup kualitas maupun kuantitas”, ucap Wilan saat bertindak selaku Inspektur Apel pagi hari Senin, 19 September 2022.
 
Program pemerintah dalam rangka meningkatkan capaian dan akuntabilitas pelaporan angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada penyelenggaraan infrastruktur jalan jembatan, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat telah membuat salah satu inovasi dalam rangka mendukung TKDN tersebut.
 
“BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat telah membuat terobosan atau inovasi dalam mendukung TKDN, nama inovasinya adalah Sistem Informasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Jalan dan Jembatan (SI-TKDN JANTAN) sebagai upaya untuk menyeragamkan persepsi, asumsi dan cara perhitungan yang akan memudahkan pelaporan, pengawasan dan pengendalian TKDN dan sudah ada Surat Edaran Balai Tentang Penerapan Sistem Informasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Jalan dan Jembatan (SI-TKDN Jantan), dimana semua paket kontraktual agar menggunakan sistem informasi TKDN Jantan untuk menghitung, memverifikasi dan memvalidasi nilai TKDN rencana dan pelaksanaan sebelum dilaporkan ke emonitoring PUPR”, lanjut Wilan.
 
Wilan juga mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran PPK dan Satker di lingkungan BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat akan pentingnya respon cepat terhadap aduan masyarakat yang disampaikan melalui Aplikasi Jalan Kita 2.0 serta kanal media sosial resmi Balai, utamanya respon terhadap kemantapan jalan nasional sebagai wujud nyata implementasi tugas dan fungsi Balai selaku penyedia layanan publik dalam hal kemantapan, kenyamanan serta keamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan nasional di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
 
“Mengingatkan kembali terkait pengelolaan aduan masyarakat khususnya kemantapan jalan, agar selalu direspon dengan cepat jika ada laporan aduan yang disampaikan baik melalui aplikasi Jalan Kita maupun medsos yang dikelola oleh Tim Kompu kepada para PPK dan SATKER. Hal ini terkait dengan target respon aduan 1x24 jam dan penanganan dilapangan dalam 2x24 jam”, ucap Wilan.

Hal lain yang menjadi perhatian Wilan antara lain terkait penggunaan e-katalog untuk menambah kemantapan ruas jalan  nasional di Jawa Barat, kemudian terkait penggunaan e-katalog dalam hal pengadaan barang di masing-masing PPK agar segera mengecek kembali kebutuhan dan lokasi yang diusulkan akan dilaksanakan dengan katalog elektronik tersebut.
 
“Sehubungan dengan Surat Edaran Menteri PUPR No 18 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Katalog Elektronik Sektoral Kementerian PUPR Dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa dan Nota Dinas Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan dalam pemenuhan kebutuhan Ditjen Bina Marga pada Katalog Elektronik Sektoral, dihimbau kepada para PPK untuk segera mengecek kembali kebutuhan dan lokasi yang diusulkan”, himbau Wilan.
 
Tak lupa, Wilan pun menyampaikan informasi terkait persentase status progres fisik dan  keuangan BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat yang terpantau melalui e-monitoring dimana hingga tanggal 19 September 2022 progres keuangan telah mencapai 61,18 persen dengan progres fisik sebesar 62, 65 persen yang jauh diatas rata-rata progres Direktorat Jenderal Bina Marga dimana 40,67 persen untuk keuangan dan 48,57 persen.
 

Baca Juga :