Home Logo

PU-Net

04-02-2023             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

Pembangunan Underpass Bulak Kapal Ditargetkan Selesai Lebih Cepat Akhir Tahun 2021



Jawa Barat, 01 November 2021 13:41 Wib


Pembangunan Underpass Bulak Kapal Ditargetkan Selesai Lebih Cepat  Akhir Tahun 2021

Pembangunan Underpass Bulak Kapal Bekasi


Bandung, 1 November 2021 - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat saat ini tengah mengebut pembangunan Underpass Bulak Kapal di Kota Bekasi, Jawa Barat yang ditargetkan selesai akhir tahun 2021 atau lebih cepat dari jadwal pengerjaan dalam kontrak pada Maret 2022.
 
Dengan rampungnya pekerjaan underpass Bulak Kapal ini, diharapkan menjadi solusi pengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah, yakni dari dan menuju Jalan Ir. Juanda, Jalan Joyo Martono, Jalan Pahlawan, dan Jalan Diponegoro arah Tambun, Kabupaten Bekasi, sekaligus memperlancar arus lalu lintas di perlintasan sebidang rel kereta api yang berada di sekitar simpang Bulak Kapal.
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin lancar diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
 
"Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpass akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian," kata Menteri Basuki.
 
Underpass Bulak Kapal mulai dibangun sejak tanggal kontrak 24 September 2020 dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender hingga tanggal 17 Maret 2022. Berdasarkan data progres fisik, pembangunan underpass hingga minggu ketiga Oktober sebesar 90,43% atau melebihi rencana kemajuan progres pekerjaan yang ditetapkan, yaitu 82,86%.
 
Kepala BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, Wilan Oktavian pun sangat optimis bahwa pembangunan underpass Bulak Kapal akan selesai lebih awal. “Secara kontraktual target selesainya di bulan Maret 2022, tapi dengan progres yang sekarang, kita optimis di akhir tahun 2021 kita bisa selesaikan”, ungkap Wilan.
 
Andy Suryanto, selaku Manajer Ruas / Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 PJN Wilayah IV Jawa Barat yang diberikan tanggung jawab melaksanakan pembangunan tersebut, juga mengatakan bahwa, "Saat ini tim lapangan beserta kontraktor berusaha percepat pekerjaan di lapangan dengan menargetkan selesai pada 31 Desember 2021, lebih cepat dari awal,” ujarnya.
 
Simpang Bulak Kapal menjadi simpul kepadatan lalu lintas di wilayah Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur. Persimpangan ini merupakan titik temu arus kendaraan dari Kabupaten Bekasi-Kota Bekasi (Jalan Ir. Juanda), pintu masuk Tol Bekasi Timur (Jalan Joyo Martono), Perumnas III (Jalan Pahlawan), dan Tambun atau Jalur Pantura (Jalan Diponegoro).
 
“Selain itu, arus lalu lintas kendaraan wilayah Bulak Kapal akan semakin meningkat kedepannya terkait adanya rencana pintu keluar Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) di Bekasi Timur serta pembangunan double track rel kereta api,” tutur Andy.
 
Secara konstruksi, Underpass Bulak Kapal memiliki struktur bore pile dengan panjang terowongan utama 690 meter, terdiri dari 2 lajur dengan lebar masing-masing lajur 3,5 meter. Underpass ini dilengkapi dengan frontage sepanjang 930 meter dengan lebar jalan 6 meter.
 
Nantinya, Underpass Bulak Kapal akan dilengkapi dengan rumah pompa serta sistem drainase samping (side drain) yakni mengalihkan air ke drainase jalan menggunakan pompa untuk mengantisipasi terjadinya genangan saat turun hujan. Ornamen bangunan underpass juga akan memperhatikan aspek beautifikasi dengan mengedepankan seni dan budaya lokal Betawi Bekasi, seperti visual tari topeng pada dindingnya dan ornamen bambu runcing sebagai simbol patriot yang merupakan julukan Kota Bekasi.
 
 

Baca Juga :