Home Logo

PU-Net

12-08-2022


Pengumuman :

Jembatan Jamelaer Hadir, Asa Warga Desa Neglasari Tersambung Kembali



Jawa Barat, 02 Februari 2022 08:59 Wib


Jembatan Jamelaer Hadir, Asa Warga Desa Neglasari Tersambung Kembali

Jembatan Gantung Jamelaer yang terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur


Bandung, 2 Februari 2022 - Jembatan Gantung Jamelaer yang terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur akhirnya selesai di bangun oleh BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat, melalui PPK 2.4 PJN Wilayah II Jawa Barat pada tanggal 10 Januari 2022.
 
Jembatan dengan bentang 60 meter ini dibangun melintasi sungai Cireang menghubungkan 2 (dua) dusun yaitu dusun Cikahuripan dan dusun Pegadungan yang digunakan masyarakat untuk kegiatan mobilitas barang dan jasa. Jembatan Gantung Jamelaer merupakan jembatan gantung tipe simetris dimana terdapat 2 (dua) Pilon yang menahan gaya tarik dari kabel sling untuk menahan beban pelat lantai jembatan.
 
Awal mula pembangunan Jembatan Jamelaer berawal dari usulan Kepala Desa Neglasari kepada Anggota Komisi V Ibu Neng Eem. Berdasarkan aspirasi tersebut Ibu Neng Eem mengusulkan kepada Kementerian PUPR lokasi pembangunan Jembatan Gantung di daerah tersebut. 
 
Sebelum adanya jembatan gantung Jamelaer, masyarakat dari kedua dusun harus berjuang menggunakan jembatan lama yang terbuat dari struktur kayu, yang sangat membahayakan bagi keamanan dan keselamatan pengguna dan kadang harus turun menyeberangi sungai untuk mencapai lokasi tujuan. 
 
Hal tersebut tercermin dari ungkapan salah seorang warga setempat beberapa waktu lalu yang dikutip dari akun resmi media lokasi cianjurekspres.net. Geheng (warga) mengatakan, bahwa pihaknya bersama masyarakat berinisiatif untuk membuat jembatan sementara yang terbuat dari bambu di Kampung Jamelaer, agar warga setempat dapat menuju beberapa lokasi dan sarana pendidikan. Beberapa sarana pendidikan seperti SDN Cikahuripan, SDN Cikole, MTs Leles kelas jauh, menuju ke SMPN Agrabinta, PesantrenAl-Maun Gelartanghi Leles dan menuju Aliyah Leles.
 
“Kalau jembatan bambu ini, kita sengaja buatkan untuk memberikan sedikit kemudahan bagi warga dan anak sekolah. Paling tidak, perekonomian bagi warga tetap bisa berjalan meskipun beresiko terpeleset,” kata dia.
 
 Namun dengan telah dibangunnya jembatan Jamelaer tersebut, kendala yang dihadapi warga Desa Neglasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur seperti yang diungkapkan oleh Geheng kini sudah teratasi. Hal tersebut disampaikan Marnala  R. Chandra selaku Manajer Ruas / PPK 2.4 PJN Wilayah II Jawa Barat yang diberi amanah mengawal pembangunan dari awal sampai akhir bahwa “Jembatan tersebut sudah tersambung sehingga warga setempat dapat melalui jembatan gantung ini untuk aktivitas ke masjid, sekolah, maupun pasar dengan aman dan nyaman”, ucap Chandra.
 
 

Baca Juga :