Home Logo

PU-Net

30-11-2022             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

Jembatan Cipatujah Rampung, Asa Perekonomian Warga Pansela Jawa Barat Menggeliat Kembali



Jawa Barat, 17 Januari 2022 10:14 Wib


Jembatan Cipatujah Rampung, Asa Perekonomian Warga Pansela Jawa Barat Menggeliat Kembali

Jembatan Cipatujah yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut


Bandung, 17 Januari 2022 - Mimpi masyarakat pesisir pantai selatan Jawa Barat untuk mempunyai jembatan baru di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya akhirnya terwujud. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat melalui Satuan Kerja (Satker) PJN III Jawa Barat telah menuntaskan pembangunan Jembatan Cipatujah akhir Desember 2021.

Jembatan dengan panjang 136 Meter dan lebar 7 meter ini memiliki jumlah bentang sebanyak 3 buah, dengan tipe jembatan perpaduan girder dan rangka baja tersebut merupakan akses utama Jalan Nasional yang menghubungkan Kab. Tasikmalaya dengan Kab. Garut.

"Masyarakat sangat menantikan pembangunan ini. Konektivitas di jalur Pansela Jawa Barat akan kembali lancar, tentu harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ucap Dedy selaku Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN III Jawa Barat.

Pembangunan Jembatan Cipatujah merupakan pengganti jembatan lama yang terbawa arus sungai akibat bencana banjir bandang pada akhir November 2018 lalu dan merupakan akses utama Jalan Nasional yang menghubungkan Kab. Tasikmalaya dengan Kab. Garut.

Untuk penanganan sementara, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat memasang jembatan Bailey (jembatan sementara) di atas konstruksi jembatan lama. Jembatan yang berada di Jalan Nasional tepatnya di Desa Ciandum, Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan lalu lintas utama penghubung dengan Kabupaten Garut, hingga objek wisata yang berada di Kabupaten Pangandaran. Keberadaan Jembatan Cipatujah di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat sangat vital guna meningkatkan aktivitas mobilisasi logistik serta perekonomian masyarakat.

Dedy menyampaikan bahwa selama proses pengerjaan jembatan Cipatujah tersebut menghadapi kendala lahan yang cukup alot, namun permasalahan tersebut akhirnya dapat diselesaikan melalui permohonan konsinyasi di Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

“Kita akan berjuang terus menyelesaikan Jembatan Cipatujah, dengan usaha apapun sehingga bisa terlaksana, karena memang masyarakat sangat menantikan pembangunan Jembatan Cipatujah yang merupakan jembatan penghubung utama di Pansela, tentu harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat”, pungkas Dedy
 

Baca Juga :