Home Logo

PU-Net

30-11-2022             SARAN & PENGADUAN

Pengumuman :

BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Tuntaskan Mandat Renovasi Kawasan Wisata TMII Tepat Waktu



Jawa Barat, 12 September 2022 11:04 Wib


BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Tuntaskan Mandat Renovasi Kawasan Wisata TMII Tepat Waktu

BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Tuntaskan Mandat Renovasi Kawasan Wisata TMII Tepat Waktu


Bandung, 9 September 2022 - Penataan jalan lingkar luar Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sepanjang 5,5 kilometer oleh BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat melalui PPK 1.5 Satua Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Jawa Barat dalam rangka mensukseskan ajang Presidensi G20 di bulan Oktober 2022 akhirnya rampung pada bulan Agustus 2022 sesaui target.

Kepala BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat, Wilan Oktavian menyampaikan bahwa dengan telah selesainya pekerjaan tersebut, TMII dapat memberikan citra yang baik bagi Indonesia di mata dunia. “Penyelesaian renovasi Kawasan TMII disamping untuk mensukseskan ajang Presidensi G20 dan Internasional, renovasi TMII ini juga nantinya dapat memberikan citra yang baik bagi Indonesia di mata internasional dan memberikan kesan positif serta kenyamanan dalam berwisata bagi masyarakat pengunjung TMII ketika sudah dibuka untuk umum”, ungkap Wilan saat meninjau progres terakhir pekerjaan TMII beberapa waktu lalu (20/07) yang ditargetkan rampung di bulan Agustus.

Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di bulan Agustus lalu menyempatkan untuk meninjau pekerjaan renovasi TMII tersebut. Saat kunjungannya tersebut, Jokowi mengatakan bahwa dengan direnovasinya TMII nantinya akan menjadi tujuan wisata masyarakat domestik dan mancanegara. Bahkan, Jokowi berpesan kepada pihak pengelola agar nantinya tarif wisata TMII tidak mahal agar masyarakat bisa menikmati keindahan dan wajah baru dari TMII tersebut.

"Kita harapkan setelah direnovasi akan menjadi sebuah Taman Mini Indonesia untuk tujuan wisata masyarakat domestik dan juga wisatawan mancanegara. Saya pesan tarifnya jangan mahal mahal, rakyat harus tetap bisa menikmati TMII," kata Presiden Jokowi (23/08).

Menteri Basuki juga menyampaikan hal serupa bahwa nantinya kawasan wisata TMII menjadi destinasi wisata rakyat dengan tarif yang terjangkau. "Saya pribadi ingin TMII tetap menjadi destinasi wisata rakyat. Masyarakat datang gelar kloso (tikar) makan siang, itu tetap harus ada seperti di tempat wisata Ragunan dan Ancol. Saya juga berharap tarif tidak naik," kata Menteri Basuki (23/08).

Sebagai informasi, renovasi TMII yang dilaksanakan oleh BBPJN DKI Jakarta - Jawa Barat melalui PPK 1.5 Wilayah Jawa Barat yaitu penataan jalan lingkar luar atau outer ring road sepanjang 5.5 kilometer dengan biaya Rp. 113,882 miliar ini, terbagi menjadi dua pekerjaan yang terdiri dari Paket Penanganan Jalan Kawasan TMII (1) yang dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan panjang penanganan 3,6 km, dan Paket Penanganan Jalan Kawasan TMII (2) yang dilaksanakan oleh PT Nindya Karya (Persero) dengan paket panjang penanganan 1,9 km.

Pekerjaannya di kedua paket tersebut terdiri dari rehabilitasi minor jalan, penataan drainase serta trotoar. Selain pekerjaan utama tersebut, pada pekerjaan penanganan jalan kawasan TMII dipasang lampu penerangan jalan, lampu pedestrian serta lampu sorot outdoor. Trotoar Jalan juga dilengkapi dengan bangku/kursi serta tempat sampah yang artistik untuk menambah kenyamanan pengunjung ketika berwisata di Taman Mini Indonesia Indah. Dalam pelaksanaan pekerjaan Penanganan Jalan Kawasan TMII dilengkapi dengan landscape jalan yang terdiri dari Rumput Gajah Mini, Semak Perdu Kemuning, Semak Perdu Asoka dan lainnya untuk menambah keindahan jalan.

PPK 1.5 PJN Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Andy Suryanto yang diberikan tanggung jawab langsung memimpin pekerjaan tersebut mengungkapkan harapan kedepannya terait rampungnya tugas menata Kawasan TMII menjadi kasawan wisata yang mencerminkan keanekaragaman budaya Indonesia yang unik, kolaboratif.

"Harapan ke depan adalah Kawasan TMII semakin menunjukkan sebagai kawasan taman wisata yang merangkup ragam dan Jendela Budaya Indonesia yang memberikan ruang interaksi. kolaborasi dan perayaan keberagaman di Indonesia. Pekerjaan yang telah kita lakukan di TMII ini, selain mengutamakan kualitas mutu, juga memprioritaskan fasilitas bagi kaum difabel dengan menerapkan pedestrian yang lebar dan tidak terputus, dan terdapat guiding block (Jalur Pemandu). Pekerjaan juga mengutamakan beautifikasi/keindahan serta penambahan ruang terbuka hijau dengan penanaman rumput serta berbagai jenis semak/perdu”,pungkas Andy.
 

Baca Juga :