Print

 

Balikpapan (bina marga) - Jokowi memastikan konstruksi tol pertama di Kalimantan yaitu jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) selesai pada 2018 (seksi I & V). Hal ini Dia sampaikan setelah meninjau langsung lokasi konstruksi tol Balsam di Km13, Kecamatan Karangjoang, Balikapapan Utara, Kaltim, hari ini, Rabu (24/03). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dan Kepala Balai Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VII, Bastian Sihombing turut mendampingi kuñjungan tersebut.

 

Presiden mengatakan, konstruksi tol sepanjang 99 km ini sempat terhenti selama lima tahun. Maka dari itu kedatanganya kali ini sekaligus menekankan bahwa pembangunannya kembali dilanjutkan. Menurut Jokowi, di semua proyek, baik pelabuhan dan jalan problem besarnya adalah di pembebasan lahan.

"Itulah terobosan-terobosan yang sedang kita lakukan agar itu tidak menghambat. Kalau konstruksi biasanya cepet begitu lahannya selesai," jelas presiden.

Secara pribadi Presiden juga mengatakan lawatannya ini hanya untuk memastikan bahwa konstruksi tol ini sudah mulai lagi. "Konstruksi sudah selesai 7.6 km dan total investasi nantinya kurang lebih Rp13 triliun," ungkap presiden.

Dari segi teknik pembangunan, Jokowi yakin bukan menjadi kendala besar. "kalau kita lihat lapangannya sepertinya tidak sulit sulit amat. Tapi memang kalau tidak diselesaikan secara detail ya tidak rampung-rampung, contoh disini ada pembebasan lahan dari TNI dan lahan hutan. Kalau tidak diperintah ya stop, tengok kanan kiri tidak rampung-rampung lima tahun," jelasnya.

"Tol ini sudah dibangun sejak 2010 tapi berhenti. Saya paksa dengan Pak Gub (Gubernur Kaltim) untuk dimulai lagi kemarin bulan November 2015. Posisinya 36 km dikerjakan dengan APBN & APBD (seksi I & V) kemudian sisanya akan diberikan pada investor,"  katanya.

 

 

Tol Balsam terdiri dari lima seksi yaitu, seksi I Balikpapan KM.13 - Samboja (25,07km), seksi II Samboja-Muara Jawa (23,26 km), Seksi III Muara Jawa-Palaran (21,9 km), dan seksi V Balikpapan km13 - Sepinggan Balikpapan (11,09km). Seksi I & V merupakan dukungan pemerintah bersumber dari APBN & APBD.

Berdasarkam data terakhir, secara rata-rata dari kelima seksi yang ada, pembebasan lahan sudah 85%. "Jadi kurang sedikit. Tapi kita ini saling kejar-kejaran dengan pembebasan dan konstruksi. Dan kita harapkan seluruhnya jalan tol dari balikpapan tujuan samarinda ini, insyalah akan selesai pada tahun 2018," kata Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PUPR mengatakan bahwa pengerjaan tol ini "dikeroyok" antara pusat, daerah, dan investor. "Kenapa kita keroyok karena IRR (investment return rate)-nya kurang baik sehingga harus dibantu investasi pemerintah," ujarnya.

Yang dimaksud Basuki investasi pemerintah ialah dukungan pemerintah di seksi 1&5 tadi. "APBN dan APBD investasinya sepanjang 36 km sudah kontrak semua. Bahkan total progres saat ini 10%. seperti kita tahu ekonomi Kaltim saat ini sedang turun kita harus mempercepat investasi dari pemerintah. Tadi malam presiden sudah memerintahkan ke saya," kata Basuki.

Dia menambahkan,untuk seksi II,III,IV berdasarkan progres pembebasan tanah yang sudah mencapai 705 - 90% sudah bisa menyusul. "kalau tanggal 1 (April) nanti bisa ditentukan pemenang investornya, saya rasa tiga tahun bisa selesai," pungkasnya. (Ian)