Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum
   
Cari Informasi :      
Info Terbaru : *) Kondisi Ruas Jalan Nasional 2011                          *) Terlampir File SK GUB DKI tentang SP2LP 6 Ruas Tol DKI                          *) BAHAN PAPARAN DIRJEN BM DALAM RAKERTAS KEM PU                          *) Jembatan pada Ruas Jalan Nasional 2010                          *) Panjang Jalan Nasional menurut SK Menteri 2009                          *) Surat Percepatan Penyerapan Anggaran Kegiatan TA. 2011                          *) Draft Buku Road Map Bina Marga 2011                          *) Reformasi Birokrasi Ditjen Bina Marga 2011                          *) Pelaksanaan Kegiatan Ditjen Bina Marga Tahun Anggaran 2011                          *) REQUEST FOR EXPRESSIONS of INTEREST of CORE TEAM CONSULTANTS (CTC) WINRIP                          *) WINRIP: LARAP Krui - Biha with Addendum Way Magnai Bridge                          *) ENVIRONMENT & SOCIAL MANAGEMENT FRAMEWORK (ESMF) dan LARAP Padang - Bengkulu - Lampung                          *) Permen PU 11 tahun 2010 - Tata Cara dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan                          *) Permen PU 20 tahun 2010 - Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan                          *) Download Surat Edaran Menteri Nomor : 14/SE/M//2010 Tentang Percepatan Pelaksanaan Program 2010 dan Persiapan Pelaksanaan dan Penajaman Program 2011 Kem.PU                           
 
DitJen Bina Marga
    PROFIL BINA MARGA
    VISI DAN MISI
    STRUKTUR & ORGANISASI
    TUGAS DAN FUNGSI
    KEBIJAKAN DAN STRATEGI
    PRIORITAS PROGRAM
    RENCANA STRATEGIS
    LAKIP
    GALERI BINA MARGA
    PMU BINA MARGA
    EIRTP - 1
    EIRTP - 2
    SRIP
    RR2P
    EINRIP
 
Berita Bina Marga


Pemantauan Kesiapan Infrastruktur jalan dan jembatan Lintas Pantai Utara Jawa dan Lintas Tengah provinsi Jawa Timur untuk jalur lebaran 2011.
Jumat, 12 Agustus 2011 - 19:02 WIB

Jakarta Jumat 12/8, Selama dua hari team pemantauan jalur lebaran 2011 di bawah koordinasi Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Sri Apriatini Sukardi melakukan kunjungan ke Lintas Pantura dan Lintas Tengah Jawa Timur. Pada kesempatan ini Sri Apriatini didampingi oleh Direktur Bina Program Ditjen Bina Marga Harris Batubara beserta staf dan dari Balai Besar pelaksanaan Jalan Nasional antara lain C.H. Chornel, Ahmad Kusbagio, Kasatker P2JN, Kasatker Metro Wilayah I dan II serta Kasatker Pelaksanaan Jalan Nnsional Wilayah I dan II.

 

Pada hari pertama tanggal 9/8 Team Persapan Jalur mudik lebaran mengunjungi  Jalan Lintas Utara Jawa Timur dimulai dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi sepanjang 288 KM dan kembali lagi ke Surabaya, sepanjang jalur tersebut terdapat beberapa kegiatan yang sedang berlangsung padatahun anggaran 2011. Beberapa diantaranya  berpeluang terjadinya kemacetan lalu lintas pada saat lebaran tahun 2011.
 

Pada saat menuju Banyuwangi team melakukan diskusi dan koordinasi di daerah porong untuk antisipasi terhadap daerah rawan macet di seputaran Gompol.
Sri Apriatini meminta supaya dilakukan trafik manajemen untuk menghindari kemacetan yang akan terjadi dan jika memungkinkan dibuat route permanen di tempat tersebut. Sementara itu Harris Batu Bara meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah guna melakukan Kajian terhadap jalur alternatif yang mungkin digunakan untuk mengurai kemacetan yang mungkin akan terjadi di pasar Porong.
 

Untuk kelancaran arus lalu lintas di Pasar Porong sedang dibangun  jembatan darurat di Jalan Arteri Porong jembatan tersebut terdiri dari; Bentang   2 x 21 M Compact Bailley 200 dari Ex. Balai BPJN-V (Sudah terakit 2 Unit) dipasang di sisi Surabaya dan Bentang 4 x 30 M Panel Bridge WBI-PP30 berasal dari Ex.Citeureup / Jakarta (Sudah terakit 4 unit) dipasang di sisi Malang sedangkan Bentang  2 x 18 M Jbtn. Bailley Lama berasal dari Ex.Dinas PU Bina Marga Jatim (Sudah terakit 2 unit) dipasang di sisi Surabaya. Semua jembatan tersebut di atas sudah terakit, tinggal mengangkat/memasang, karena masih menunggu penyelesaian Pilar Sementara sebagai tumpuan Jembatan Rangka tersebut. Selain itu dari Balai PJN-V Surabaya juga membantu bahan Gorong-gorong Baja (Armco Diameter 1 m) sebanyak 26 m.


Team juga meninjau Proyek SRIPpaket Peningkatan Struktur ruas Pasuruan – Pilang (SRIP) sepanjang 32,8 KM. Jenis penanganan yang dilakukan adalah peningkatan struktur dan pelebaran jalan. Progress pada saat kunjungan lapangan adalah 25.5% dari rencana seharusnya 42.86% . Pekerjaan masih berlangsung, sehingga pada lokasi terdapat banyak material dan peralatan pendukung, dan juga jembatan yang tidak mendapatkan penanganan sesuai dengan lebar jalan.

Haris Batubara meminta pihak proyek untuk menangani jembatan yang ada di ruas jalan yang sedang dilakukan pelebaran karena jika tidak ditangani akan terjadi botle neck di tempat tersebut. Lebih lanjut Harris Batubara meminta untuk ditambahkan rambu-rambu peringatan di sepanjang ruas jalan mengingat banyaknya pengguna jalan yang berasal dari luar Jawa Timur. Harris Batubara juga meminta pihak proyek untuk memperhatikan keamanan dan kenyaman pengguna jalan terhadap segmen-segmen yang bergelombang dengan melakukan coldmilling ataupun patching.

Team juga melihat secara langsung Paket Pemeliharaan Berkala Paiton – Probolinggo – Lumajang. Panjang jalan paket pekerjaan adalah 2,850 KM,  Pada saat kunjungan, pekerjaan masih secara intensif dilakukan untuk mempersiapkan jalur mudik lebaran.  Progress pelaksanaan baru mencapai 35.66% dari rencana 52.95% . PPK menargetkan penanganan diruas tersebut untuk 1 lajur dari badan jalan yang ada sudah selesai dioverlay 1 lapis dari STA awal sampai STA akhir. Pada paket ini Team menyarankan supaya dilakukan manajemen lalu lintas dan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas perlu dipasang peringatan berupa rambu-rambu jalan.Selanjutnya Team meninjau Paket Pemeliharaan Berkala Jalan Situbondo – Bajulmati – Ketapang.Panjang jalan paket pekerjaan adalah 5,80 KM.  Progress 40.2% dari rencana 44.749%

Pada hari Kedua 10/8 Team Survey Persiapan Lebaran berangkat melalui Lintas Tengan Jawa Timur mulai  dari Surabaya menuju Solo melewati Mojokerto-Jombang-Kertosono-Nganjuk-Ngawi-Mantingan-Solo. Pada jalur ini Team melihat pelaksanaan pekerjaan Paket Pelebaran Jalan Jampirogo – Mlirip.Panjang jalan paket peket ini adalah. Progress pada saat ini barumencapai 10.78% dari rencana seharusnya 74.91%. Pekerjaan yang sudah dilakukan adalah membuat galian untuk badan jalan.

Pekerjaan lain yang ditinjau adalah Paket Pelebaran Jalan Bts. Kota Caruban – Kota Nganjuk – Kertosono.Panjang jalan paket pekerjaan pelebaran jalan adalah 3.00 KM, dengan alokasi dana sebesar Rp. 9.985 M. Progres pada saat ini barumencapai 1,040% dari rencana 10,230%. Pekerjaan yang sudah dilakukan adalah penimbunan agregat pada lajur jalan yang akan dilebarkan.

Team juga meninjau Ruas Jalan Ngawi – Mantingan KM 200 SBY.Ruas ini merupakan black Spot. Marka penunjuk jalan pada saat ini dianggap terlalu dekat dengan tikungansehingga pengguna jalan berpotensi terlambat mengetahui tikungan. Pada ruas ini Harris Batubara merekomendasikan perlunya dibuat rambu-rambutambahan yang diletakkan sampai dengan 100 meter sebelum lokasi tikungan, hal ini bertujuan agar pengguna jalan dapat mengetahui tikungan lebih awal sehingga bisa meminimalisir efek black spot pada lokasi tikungan.

Diharapkan pada H-10 semua material dan peralatan sudah rapi secara keseluruhan sehingga tidak mengganggu lalu lintas selama arus mudik lebaran, setelah H+10, semua pekerjaan harus sudah dimulai kembalidikerjakansampai dengan selesainya kontrak.

 

12/8  Infokom Binamarga



Arsip Berita : 

    APLIKASI BINA MARGA
    SIPP
    SAK
    RKA-KL
    SIMAK-BMN
    SIMTOL
    GUNTINGAN BERITA
    MEDIA CETAK
    MEDIA ELEKTRONIK
    LINK TERKAIT

Pengunjung ke : 0
Tahun 2014


DitJen Prasarana Wilayah
 

Download : Acrobat Reader
Untuk Saran serta Kritik, Kontak Admin.
Copyright © INFOKOM 2011, All Rights Reserved.