Direktorat Jenderal Bina Marga - Kementerian Pekerjaan Umum
   
Cari Informasi :      
Info Terbaru : *) Kondisi Ruas Jalan Nasional 2011                          *) Terlampir File SK GUB DKI tentang SP2LP 6 Ruas Tol DKI                          *) BAHAN PAPARAN DIRJEN BM DALAM RAKERTAS KEM PU                          *) Jembatan pada Ruas Jalan Nasional 2010                          *) Panjang Jalan Nasional menurut SK Menteri 2009                          *) Surat Percepatan Penyerapan Anggaran Kegiatan TA. 2011                          *) Draft Buku Road Map Bina Marga 2011                          *) Reformasi Birokrasi Ditjen Bina Marga 2011                          *) Pelaksanaan Kegiatan Ditjen Bina Marga Tahun Anggaran 2011                          *) REQUEST FOR EXPRESSIONS of INTEREST of CORE TEAM CONSULTANTS (CTC) WINRIP                          *) WINRIP: LARAP Krui - Biha with Addendum Way Magnai Bridge                          *) ENVIRONMENT & SOCIAL MANAGEMENT FRAMEWORK (ESMF) dan LARAP Padang - Bengkulu - Lampung                          *) Permen PU 11 tahun 2010 - Tata Cara dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan                          *) Permen PU 20 tahun 2010 - Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan                          *) Download Surat Edaran Menteri Nomor : 14/SE/M//2010 Tentang Percepatan Pelaksanaan Program 2010 dan Persiapan Pelaksanaan dan Penajaman Program 2011 Kem.PU                           
 
DitJen Bina Marga
    PROFIL BINA MARGA
    VISI DAN MISI
    STRUKTUR & ORGANISASI
    TUGAS DAN FUNGSI
    KEBIJAKAN DAN STRATEGI
    PRIORITAS PROGRAM
    RENCANA STRATEGIS
    LAKIP
    GALERI BINA MARGA
    PMU BINA MARGA
    EIRTP - 1
    EIRTP - 2
    SRIP
    RR2P
    EINRIP
 
Berita Bina Marga


Komisi V DPR RI mendukung upaya evaluasi kinerja dan kontrak kinerja yang dilakukan oleh Dirjen Bina Marga
Rabu, 9 Februari 2011 - 14:02 WIB

Adapun hal-hal tersebut adalah, Ditjen Bina Marga telah mempercepat proses lelang T.A 2010 dengan melakukan pengumuman lelang sejak November 2009. Hal ini dilakukan agar penandatangan kontrak dapat dimulai dari lebih cepat, pada bulan februari-maret 2010.  Selain itu, Ditjen Bina Marga telah mengusulkan realokasi anggaran dalam rangka optimalisasi  untuk tahun yang sama.

Djoko Murjanto  juga mengatakan, Direktorat Bina Marga setahun belakangan ini mengalamai beberapa kendala dalam pelaksaanan program-programnya, seperti cuaca ekstrim sepanjang tahun 2010 yang menghambat penyelesaian pekerjaan jalan, khususnya pada proses pengaspalan hotmix. Pembebasan lahan dengan dana APBD yang belum sesuai mencapai target. Kegiatan PHLN yang terlambat karena gugur pada tahap prakontrak. Serta masih rendahnya kinerja kontraktor/ konsultan pengawas.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bina Marga, juga menyampaikan beberapa rumusan pembenahan atas kinerja Direktorat Bina Marga, yaitu pembenahan Manajemen yang mencakup penerapan manajemen asset, penerapan preservasi jalan, penerapan system manajemen mutu sesuai Permen PU No. 04/PRT/M/2009.

Pembenahan di segi SDM pun akan dilakukan, diantaranya dengan melakukan peningkatan potensi pegawai secara terstruktur dengan melaksanakan kegiatan pelatihan dan melakukan penilaian kinerja satker/ppk demi mencapai akuntabilitas pegawai.

Sementara itu, Djoko Murjanto   juga memaparkan bahwa direktorat Bina Marga telah didukung oleh beberapa Unit, yaitu UPR (Unit Pemeliharaan Rutin) yang bertugas melakukan pemeliharaan rutin, UPCA (unit produksi campuran aspal),DRU (Disaster Relief Unit), serta material  bagi unit-unit diatas.

Untuk tahun anggaran 2011 Dirjen PU memaparkan beberapa hal mendesak yang perlu dilakukan, yaitu penanganan bencana di Wasior, Mentawai, dan Gn.Merapi  yang membutuhkan dana segera dari APBN-P. serta kebutuhan perawatan segmen-segmen tertentu pada jalur-jalur strategis pantura, jika tersedia dana pada APBN-P.

Tanggapan Komisi V DPR

Menanggapi paparan kinerja oleh Dirjen Bina Marga Ir. Djoko Murjanto, M.Sc.,  Komisi V DPR RI mendukung langkah upaya Ditjen Bina Marga untuk mencapai sasaran pemantapan jalan Nasional sesuai target RPJMN 2010-2014 yang saat ini telah mencapai 87% menjadi 94% pada tahun 2014 serta peningkatan-peningkatan kapasitas jalan sepanjang 19.370 Km atau bertambah 13.000 lajur-km.

Komisi V juga mendukung beberapa upaya perbaikan managerial di Ditjen Bina Marga, diantarnya evaluasi satker/ppk melalui pemberlakuan reward and punishment demi meningkatkan akuntabilitas dan responsibiiltas SDM,melakukan audit laik fungsi jalan, mengutamakan pembangunan rigid pavement, pembenahan manajemen aset, serta peningkatan fasilitasi pembinaan dalam penyelanggaraan jalan daerah untuk menuju kondisi mantap.

Sebagai tambahan, Komisi V DPR juga meminta Ditjen Bina Marga untuk berupaya semaksimal mungkin menaati jadwal tender yang telah direncanakan, menginventarisasi jalan yang umurnya tidak sesuai, serta membantu percepatan penanggulana infrastruktur jalan dan jembatan di daerah bencana antara lain Wasior, Mentawai, dan Merapi. (ian-infokom)



Arsip Berita : 

    APLIKASI BINA MARGA
    SIPP
    SAK
    RKA-KL
    SIMAK-BMN
    SIMTOL
    GUNTINGAN BERITA
    MEDIA CETAK
    MEDIA ELEKTRONIK
    LINK TERKAIT

Pengunjung ke : 0
Tahun 2014


DitJen Prasarana Wilayah
 

Download : Acrobat Reader
Untuk Saran serta Kritik, Kontak Admin.
Copyright © INFOKOM 2011, All Rights Reserved.